twitter
S1 Teknologi Pangan

Culinary - Patisserie - Culinology - Molecular Gastronomy.



Food Technology.

Tristar Institute - Jemursari 244 - Surabaya

Info: 081234506426 - 081233752227.

Pages

Rabu, 16 November 2016

Lima Mahasiswa Advanced Culinary Class Beradu Kreasi dalam Ujian Masak dengan Sentuhan Modern Gastronomy

Chef Della Apresiasi Ujian Praktik Masak Molecular Gastronomy

 Lima Mahasiswa Advanced Culinary Class Beradu Kreasi dalam Ujian Masak dengan Sentuhan Modern Gastronomy 
USAI mengikuti perkuliahan dan praktik masak dengan teknik Molecular Gastronomy selama empat hari, lima mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Konsentrasi Culinary (Advanced Culinary Class), beradu kreasi dalam ujian praktik masak bertajuk Modern Gastronomy Indonesia dengan sentuhan teknik Molecular Gastronomy, Jumat (11/11/2016).

Ujian tersebut untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mahasiswa Advanced Culinary Class setelah mengikuti praktik masak dengan teknik Molecular Gastronomy seperti yang telah diajarkan oleh chef Adeline Nadia Daniel.
Lima mahasiswa Advanced Culinary Class yang mengikuti ujian praktik masak dengan sentuhan Molecular Gastronomy itu adalah Angelina Xaveria Sandra Dewi, Yori Yonathan Cipta, Charolin Johannes, Fandy Indra dan Edwin Teguh P.
Selama tatap muka, pekan lalu, chef Della, sapaan akrab Adeline Nadia Daniel mempraktikkan cara pembuatan delapan resep masakan dengan teknik Molecular Gastronomy, di Laboratorium Praktik Culinary Akpar Majapahit, Lantai 3 Gedung Graha Tristar Jl Jemursari No. 244 Surabaya.
Delapan resep itu adalah Sup Buntut Bakar, Ayam Betutu, Pesmol Fondue, Soto Betawi, Mie Ayam Lasagna, Clam Platter, Sambal Goreng Ati dan Ayam Penyet. Praktik masak dengan sentuhan Molecular Gastronomy itu diajarkan langsung oleh chef Della di hadapan mahasiswa Advanced Culinary Class pada Senin (07/11/2016) sampai Kamis (10/11/2016).
Sementara itu, dalam ujian praktik masak dengan sentuhan Molecular Gastronomy kali ini, mahasiswa Advanced Culinary Class kembali diberikan kebebasan memilih jenis masakan sesuai kreasinya masing-masing, namun tema yang diusung harus sesuai dengan materi yang telah diajarkan sebelumnya yakni Modern Gastronomy Indonesia.
"Prinsipnya, melalui mata kuliah Molecular Gastronomy ini, kami mengajak mahasiswa untuk memadukan ilmu fisika dan kimia makanan sehingga terciptalah kreasi memasak makanan dengan tampilan dan citarasa yang berbeda daripada cara-cara masak secara konvensional," terang chef Della.
Dalam ujian kali ini, karya mahasiswa dinilai dari empat pendekatan yakni kreativitas, penampilan, citarasa dan kebersihan. Penilaian ini mengacu pada standard operation procedure (SOP) di industri perhotelan. Dosen penguji memberikan  waktu ujian praktik masak itu sekitar tiga jam, mulai pukul 09.00-12.00.
Pada ujian praktik masak dengan teknik Molecular Gastronomy yang dihelat pada Jumat (11/11/2016), Angelina Xaveria Sandra Dewi mengangkat tema masakannya dengan titel Nasi Balado Terong Udang dengan Plecing Kangkung, sedangkan Edwin Teguh P., menyodorkan resep masakan andalannya yakni Garang Asem Ayam.
Sementara itu, Yori Yonathan Cipta mengenalkan masakan kesukaannya dengan nama Sate Ayam (Chicken Satay), sedangkan Charolin Johannes mengusung masakan hasil kreasinya dengan sebutan Nasi Campur dan Fandy Indra kali ini menampilkan kreasi masakan unggulannya yang bertajuk Ayam Pedas Nasi Uduk.
Untuk mengaplikasikan teknik memasak dengan sentuhan Molecular Gastronomy, mahasiswa dipersilakan memakai peralatan SousVide untuk merebus telur pada suhu 63 *C selama 45 menit (dipraktikkan oleh Charolin Johannes), Sedangkan daging ayam direbus dengan Sous Vide pada suhu 63 *C selama satu jam (dipraktikkan oleh Angeline Xaveria, Edwin Teguh, Yori Yonathan dan Fandy Indra).
Tidak hanya Sous Vide, mahasiswa juga menggunakan mesin Vacuum Sealer mini merek PowerPack untuk mem-vacuum daging ayam dan bumbunya sebelum direbus di dalam SousVide. Selain itu Charolin, Xaveria dan Yori Yonathan juga mengaplikasikan the smoke gun untuk mengasapi masakan yang sudah di-platting, sebelum masakan kreasinya itu dinilai oleh dosen penguji.
Melihat hasil kerja peserta ujian tersebut, maka kreasi masakan mahasiwa Advanced Culinary Class ini layak diapreasiasi. Pasalnya, setiap individu yang terlibat dalam ujian praktik masak itu berupaya sebaik mungkin mengikuti arahan dosen pengujinya dan tampil all out dalam mengaplikasikan SOP di industri perhotelan.
Untuk informasi lebih lanjut terkait program baru Advanced Culinary Class di Kampus Akpar Majapahit Surabaya, Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, silakan Anda menghubungi Telp. (031) 8433224-25, 8480823, Faksilimi (031) 8432050, BB 2AICE131, 25D164CF, 53B4EFD8,sekarang juga.(ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar