twitter
S1 Teknologi Pangan

Culinary - Patisserie - Culinology - Molecular Gastronomy.



Food Technology.

Tristar Institute - Jemursari 244 - Surabaya

Info: 081234506426 - 081233752227.

Pages

Rabu, 01 November 2017

Event Tahunan Sambut Hari Jadi ke-724 Kota Surabaya - Parade Bunga dan Budaya, Kemeriahan Pesta Rakyat sebagai Daya Tarik Wisata Persembahan Pemkot Surabaya

Event Tahunan Sambut Hari Jadi ke-724 Kota Surabaya

Parade Bunga dan Budaya, Kemeriahan Pesta Rakyat sebagai Daya Tarik Wisata Persembahan Pemkot Surabaya
PARADE Bunga dan Budaya menyambut Hari Jadi ke-724 Kota Surabaya, 31 Mei 2017, telah selesai dihelat pada akhir pekan lalu, Minggu (07/05/2017) pagi hingga siang hari. Event tahunan yang diselenggarakan setiap bulan Mei tersebut merupakan persembahan Pemkot Surabaya untuk segenap warga kota demi merekatkan semangat kebhinekaan anak bangsa.
Gelaran Parade Bunga dan Budaya yang dikemas menarik oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, kini telah menjelma menjadi salah satu daya tarik wisata kota Surabaya. Pesta rakyat itu juga mendapatkan sambutan meriah dan diapresiasi oleh ribuan warga kota yang memadati akses jalan sepanjang monumen Tugu Pahlawan hingga Taman Bungkul, yang dihelat pada Minggu (07/05/2017) pagi hingga siang hari.
Sebanyak 75-an peserta yang datang dari berbagai kalangan mulai lembaga pendidikan, perbankan, perusahaan swasta, instansi pemerintah termasuk TNI/Polri, BUMD dan BUMN di Surabaya, sejumlah grup kesenian tradisional dari Surabaya dan luar Surabaya (Jatim), komunitas masyarakat Bali, Maluku, Kalimantan, India, ekspatriat (warga negara asing yang bekerja dan tinggal di Surabaya) dan partisipan dari luar Jawa, tumplek blek memeriahkan sekaligus menyukseskan gelaran Parade Bunga dan Budaya tahun ini.
Setiap peserta Parade Bunga dan Budaya berupaya keras tampil all out dan berusaha agar penampilannya senantiasa memakau masyarakat yang memadati akses jalan sepanjang monumen Tugu Pahlawan hingga Taman Bungkul Surabaya sejak pagi hingga siang hari. 
Penampilan grup seni Tari Reog dan Jaranan dari komunitas (padepokan) seni tradisional di Surabaya dan Kediri, misalnya, selalu memukau perhatian masyarakat dan mereka pun sepakat untuk melestarikan kesenian tradisional asli dari Jatim ini untuk selamanya, setelah sebelumnya diklaim sebagai budaya negeri jiran (Malaysia).
Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Bumimoro Surabaya, menampilkan atraksi dari dua grup marching band yang membawakan musik menghentak, baik lagu-lagu nasional (termasuk yang bertema perjuangan dan semangat kebangsaan) maupun lagu-lagu daerah. Seragam yang dikenakan pun membuatnya tampil gagah. Amazing!
Pada gelaran Parade Bunga dan Budaya kali ini, Polrestabes Surabaya mengusung Mobil Patwal (PJR), Patroli Bersepeda, Motor Trail dan layanan Kamtibmas 24 jam, demi menciptakan suasana aman dan nyaman bagi warga kota Surabaya dari ancaman berbagai tindak kriminalitas.
Sementara itu, penampilan peserta dari komunitas masyarakat Bali, Maluku, Kalimantan, India dan ekspatriat (warga negara asing yang bekerja dan tinggal di Surabaya) juga tidak kalah heboh, demi memeriahkan gelaran Parade Bunga dan Budaya di kota Pahlawan kali ini.
Begitu juga keikutsertaan kalangan perbankan, BUMD/BUMN dan perusahaan swasta nasional dengan aneka kreasi bunganya yang luar biasa indah dan cantik-cantik, mampu memikat warga kota yang sejak pagi telah menunggu dan memadati akses Jl. Pahlawan, Kramat Gantung, Gemblongan, Tunjungan, Pemuda, Panglima Sudirman, Urip Sumoharjo hingga Jl. Raya Darmo.
Sedangkan penampilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Pertanian Kota Surabaya, juga cukup atraktif dalam menyukseskan perhelatan tahunan tersebut. Disbudpar, misalnya, mengajak warga kota untuk menjadikan Surabaya sebagai destinasi wisata andalan, dengan tetap menjaga kelestarian kesenian tradisional sebagai bentuk dari kearifan lokal.
Sementara itu Dinas Kebersihan dan Pertamanan tiada henti mendorong warga kota untuk senantiasa memperhatikan kebersihan lingkungannya masing-masing, setelah Surabaya sukses menjadikan kotanya bersih dan hijau, yang ditandai taman-taman kotanya senantiasa ijo royo-royo sehingga sedap dipandang mata.
Antusiasme warga kota dalam memeriahkan Parade Bunga dan Budaya juga ditunjukkan oleh ibu-ibu anggota komunitas PKK dari salah satu kelurahan, yang mengenakan pakaian dari sampah plastik yang telah didesain sedemikian rupa sehingga tetap nyaman saat dipakai pawai. Penampilannya inspiratif banget!
Dari kalangan lembaga pendidikan, salah satu peserta Parade Bunga dan Budaya yang mendapat apresiasi luar biasa dari warga kota adalah penampilan Kereta Kencana yang ditumpangi Raden Wijaya (Raja Pertama Kerajaan Majapahit), Permaisuri, Putri Campa persembahan Akpar Majapahit yang berkampus di Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya.
Sejarah kebesaran Kerajaan Majapahit di era Prabu Raden Wijaya yang ditampilkan selaras dengan Akpar Majapahit. Oleh karena itu, untuk bisa tampil secara kolosal dan bikin heboh pada ajang tersebut, pihak Akademik melibatkan mahasiswa dari D3 Prodi Perhotelan, D3 Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Akpar Majapahit dan S1 Tekpan Tristar Institute.
Demi menyukseskan sekaligus memeriahkan acara Parade Bunga tersebut, pihak Akademik melibatkan sekitar 60-an mahasiswa. Sesuai perannya masing-masing, mereka selain mengenakan pakaian kebesaran Prabu Raden Wijaya, juga ada yang tampil menjadi sosok Permaisuri nan seksi di dampingi si cantik Putri Campa naik Kereta Kencana.
Sedangkan Patih Gajah Mada bersama Punggawa Kerajaan (empat orang mahasiswa), Prajurit yang mengenakan jaket Almamater (12 orang), Prajurit yang memakai seragam Chef (12 orang) dan Grup Musik Patrol (28 orang) mengiringi perjalanan Kereta Kencana mulai dari monumen Tugu Pahlawan (start) hingga Taman Bungkul (finish) sejauh tujuh kilometeran.
Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa di kampus Akpar Majapahit, silakan menghubungi Divisi Marketing Akpar Majapahit Surabaya Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar