twitter
S1 Teknologi Pangan

Culinary - Patisserie - Culinology - Molecular Gastronomy.



Food Technology.

Tristar Institute - Jemursari 244 - Surabaya

Info: 081234506426 - 081233752227.

Pages

Selasa, 03 Februari 2026

Serunya Mahasiswa Belajar Teknik Pengolahan Kue Tradisional di Kitchen Modern Graha Tristar


Selama Lima Kali Tatap Muka, Chef Ita Supervisi Langsung Mahasiswa Pastry Art Exclusive A Class Praktik Buat 13 Kreasi Traditional Pastry Kekinian

 


MAHASISWA Pastry Art Exclusive A Class Tristar Group antusias diajarkan teknik pengolahan kue tradisional (Traditional Pastry), demi membuat 13 kreasi jajanan pasar dengan tampilan kekinian nan keren oleh Dosen Pengajar Pastry Art Tristar Group Chef Ita Suhervin, di Kitchen Modern Lantai 3 Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Rabu (28/01/2025) lalu.


Dari 13 macam kreasi kue tradisional tersebut, sembilan di antaranya berasa manis (sweet taste), yakni Putri Mandi, Klepon, Kue Ku, Pukis, Terang Bulan, Bika Ambon, Semar Mendem, Kue Lapis dan Bolu Kukus Mekar. Sedangkan sisanya berasa asin gurih (savoury taste), meliputi Lumpia, Panada, Pastel dan Risoles.


"Teknik pengolahan 13 jenis kue tradisional Indonesia ini diajarkan kepada mahasiswa Pastry Art Exclusive Class selama lima kali pertemuan, terhitung sejak Jumat (23/01/2026) lalu hingga Senin (02/02/2026),” terang Chef Ita Suhervin di ruang kerjanya, pekan lalu.


Selama berjibaku di cold kitchen kampus bersama 12 mahasiswa Pastry Art Exclusive Class Tristar Group, Chef Ita Suhervin dibantu dua asistennya, yakni Chef Eunike Emanuel dan Chef Emma.


Materi praktik kue tradisional hari ketiga, Rabu (28/01/2026), yang diajarkan secara individual kepada 12 mahasiswa Pastry Art Exclusive A Class yang hadir pagi itu. Demi memudahkan pekerjaan di kitchen, mahasiswa yang hadir dibagi menjadi tiga grup kecil yakni Grup A, B dan C, masing-masing beranggotakan empat orang.


Grup A fokus membuat Pukis dan setiap personel grup diminta tampil individual saat membuat Pukis seperti arahan yang diajarkan Chef Ita bersama asistennya, Begitu juga dengan empat mahasiswa Grup B juga tampil percaya diri ketika membuat Terang Bulan.


Tak mau kalah dengan mahasiswa anggota Group A dan B, maka empat mahasiswa dari Grup C pun tampil percaya diri, demi mempersembahkan kue tradisional bertajuk Bika Ambon dengan tampilan kekinian yang keren, mewah dan berkelas.


Materi praktik traditional pastry yang diajarkan Chef Ita Suhervin itu demi mengapresiasi keberadaan kue tradisional warisan leluhur yang mampu bertahan hingga sekarang. Bahkan aneka kreasi kue tradisional dengan tampilan masa kini itu mulai banyak diminati sejumlah pengelola hotel berbintang dan restoran di Surabaya.


Menariknya lagi bahwa keberadaan kue tradisional (jajanan pasar atau kue basahan) belakangan ini semakin berkibar karena sejumlah hotel berbintang di Surabaya juga men-display aneka kue tradisional ini dengan tampilan nan keren, mewah dan berkelas sebagai pelengkap sajian dessert-nya, saat gelaran breakfast (sarapan), lunch (makan siang) maupun diner (makan malam) bagi tamu hotel.


Pada pertemuan hari pertama, Jumat (23/01/2026), Dosen Pengajar Pastry Art Tristar Group yang akrab disapa Chef Ita itu menghelat baking demo demi membuat satu kreasi kue tradisional legendaris dari Semarang, yakni Lumpia, di hadapan mahasiswa Pastry Art Exclusive A Class Tristar Group.


Sementara itu pada tatap muka hari kedua, Senin (26/01/2026) pagi, Chef Ita, kembali berbagi ilmu dengan anak didiknya seputar cara membuat tiga kreasi kue tradisional yang berbeda dari sebelumnya, yakni Putri Mandi, Klepon dan Kue Ku.


Selanjutnya pada tatap muka hari ketiga, Rabu (28/01/2026), mahasiswa Pastry Art Exclusive A Class Tristar Group kembali diajarkan cara membuat tiga kreasi kue tradisional yang lainnya yakni Pukis, Terang Bulan dan Bika Ambon.


Dari 12 mahasiswa Pastry Art Exclusive A Class yang hadir pagi itu, Grup A diminta membuat Pukis, sedangkan Grup B ditugaskan membuat Terang BUlan. Sementara itu Grup C giliran memdapatkan tantangan membuat Bika Ambon.


Adonan Pukis dan Bika Ambon memanfaatkan yeast sebagai campuran bahan pengembang adonan kedua kue tersebut, sedangkan adonan Terang Bulan memanfaatkan baking soda sebagai pengganti (substitusi) yeast. Sebelum diproses lebih lanjut, adonan ketiga kue tradisional itu didiamkan sekitar 30 menitan agar mengembang.


Selama praktik tersebut, cetakan yang dipakai membuat kue tradisional itu menggunakan cetakan Pukis anti lengket (teflon) yang dibawahnya ada tatakan agar proses pengapiannya bisa lebih merata. Salah satu ciri kalau adonan Pukis itu berhasil seusai dipanggang (masak) adalah tampilannya seperti sarang tawon saat kue tersebut diiris atau dipotong melintang.



Begitu juga dengan Terang Bulan dan Bika Ambon. Profil dari keberhasilan dalam membuat adonan adalah tampilan sarang tawon setelah kedua kue itu matang sempurna seusai dimasak di atas cetakan Terang Bulan lengkap dengan tutup kacanya (berdiameter 17,5 cm).


Sementara itu untuk cetakan Bika Ambon sendiri (memanfaatkan dua jenis cetakan, yakni cetakan tradisional dari bahan alumunium atau kuningan dan cetakan Bika Ambon yang dilapisi bahan anti lengket (telfon). Keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing tinggal bagaimana Anda mengatur pengapiannya agar hasil akhirnya metang sempurna, tidak overcook atau undercook dan tampilan kuenya sendiri menjadi semakin cantik, menarik dan keren tentunya.


Setiap individu mahasiswa Pastry Art Exclusive A Class itu tampil all out sejak prepare bahan hingga mem-plating dan meng-garnish sesuai passion-nya masing-masing. Selama berjibaku di cold kitchen sekitar tiga jam, baik Chef Ita maupun kedua asistennya bahu membahu mendampingi anak didiknya.


Sedangkan pada pertemuan kali keempat, Jumat (30/01/2026), Chef Ita Suhervin kembali giliran mengajarkan cara membuat tiga kreasi kue tradisional yang berbeda dari sebelumnya, yakni Panada, Pastel dan Risoles.


Sementara itu untuk tatap muka hari terakhir, tepatnya pada Senin (02/02/2026) pagi, mahasiswa masih diajarkan Chef Ita membuat tiga kue tradisional lagi, yakni Semar Mendem, Kue Lapis dan Bolu Kukus Melar, dengan tampilan masa kini nan cantik dan menarik. Good jobs! Bro & Sis. The most incredible …


Jika Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa Pastry Art Exclusive Class dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Tristar Group, silakan datang langsung ke Kampus Tristar Group, Gedung Graha Tristar Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480823, 081 330 350 822, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283 (WA), sekarang juga. (ahn)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar