Wow! Sedapnya Laksa
Singapura dan Mie Cubit Korea, Dua Menu Makanan Khas Asia yang Pas Banget untuk
Take Away dan Dine-In Services
ADVANCED Commercial Program Tristar Culinary Institute (member of Tristar Group) terus bergulir sesuai Kalender Akademik Tahun Ajaran 2026/2027. Program baru yang dirilis awal Agustus 2026 lalu itu merupakan solusi cerdas bagi mahasiswa yang tidak mengambil program magang kerja (on the job training) di dalam negeri maupun magang kerja luar negeri (International Internship Program).
Namun dengan menjadi peserta APC, mahasiswa tersebut
tetap mendapatkan bekal pengetahuan praktis untuk membuka usaha secara mandiri
maupun berkarier dengan bekerja di café & resto maupun hotel berbintang.
Sejak pekan pertama Agustus 2026 lalu, enam
mahasiswa peserta Advanced Commercial Program (ACP) telah dibekali pengetahuan
praktik seputar Pastry Art (Culinary Art) Start Up Business, Souvenir &
Take Away dan Advance Pastry (Advance Culinary) serta Catering & Supplies
for Café and Restaurant, Souvenir & Take away dan Advance Culinary dari
beberapa dosen senior Tristar Group, seperti Chef Vivi Liong, Chef Haris Suseno, Chef
Lusiana F. Noor dan Chef Endang Sri Rahajoe.
Enam mahasiswa peserta ACP Tristar Culinary Institute adalah Abul
Waafi al-Huseiny, Abul Wafaa al-Hasany, Cresentia Christovia Calista, Erdi
Putra Perkasa, Kaylene Angelina Jolie dan Yosia Ivan Susanto.
Sesuai jadwal cooking practices, Chef Lusiana yang
dipercaya meng-handle materi praktik Culinary Start Up Business,
Souvenir & Take away dan Advance Culinary, baru action di hot
kitchen Lantai 3 Graha Tristar pada pekan terakhir Agustus lalu hingga
pekan pertama September 2026.
Pada
pertemuan pertama, Senin (24/08/2026) lalu, Chef Lusiana membekali enam mahasiswa
peserta Advanced Commercial Program (ACP) cara membuat aneka kreasi Food
Dumpling dengan tiga kreasi filling, yakni skin tofu roll, crispy
stuffed aubergine dan gyoza.
Sedangkan
tatap muka berikutnya, Senin (31/08/2026) lalu, Chef Lusi mendampingi
peserta ACP praktik masak Margherita Sushi Pizza dan Salmon Mentai
berikut teknik pengemasannya untuk take away dan kreasi plating art
menu hidangan untuk dine-in ala café & resto di sebuah hotel
berbintang atau cruise (kapal pesiar) mewah.
Sementara itu pada pertemuan terakhir, Kamis
(03/09/2026) lalu, Chef Lusiana kembali berbagi ilmu dengan lima mahasiswa
peserta ACP yang hadir siang itu, demi membuat Laksa Singapura (Singaporean
Lasagna) dan Mie Cubit ala Korea (Sujebi), di Kitchen Modern
Lantai 3 Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya.
Oleh Chef Lusi, lima mahasiswa peserta ACP
dibagi dua tim. Tim A (tiga orang) ditantang membuat Singaporean Lasagna dan Tim B (dua orang) ditugasi masak Mie Cubit ala Korea. Kedua tim pun tampil all
out saat berjibaku di hot kitchen bersama Chef Lusiana saat
masak Singaporean Lasagna dan Mie Cubit ala
Korea (Sujebi), sejak pukul 14.00-17.30 WIB.
Tiga
personel Tim A tampil percaya diri saat membuat shrimp stock (kaldu
kulit kepala udang atau kuah sup) berikut sausnya untuk hidangan Singaporean
Lasagna. Mereka juga diminta membuat paste, the sambal, soup
dan laksa condiment sesuai arahan langsung dari Chef Lusiana.
Laksa
Singapura adalah hidangan mie berkuag santan gurih, pedas dan kaya rempah
dengan ciri khas kaldu udang yang pekat (kental). Kuah kental dari Laksa
Singapura merupakan perpaduan santan dan kaldu kulit kepala udang yang harum,
dibumbui cabai, serai, lengkuas, daun jeruk dan ebi (udang kering).
Bahan
lainnya adalah mie kuning tebal yang sering dicampur dengan bihun
(dipotong-potong agae mudah dimakan dengan sendok). Untuk bahan isian (filling)
dan topping-nya berupa udang rebus, tahu pong (tahu cokelat), otak-otak
ikan, bakso ikan dan telur rebus.
Selanjutnya
untuk bahan pelengkapnya, Laksa Singapura ini disajikan dengan tauge,
daun kemangi, perasan jeruk nipis dan sambal balacan (seperti sambal bajak).
Terasa nikmatnya jika dihidangkan dalam keadaan fresh dan hangat!
Tak
mau kalah dengan Tim A, dua personel Tim B pun berjibaku di hot kitchen
kampus bersama Chef Lusiana demi masak Mie Cubit ala Korea (Sujebi)
nan lezat. Sujebi sendiri adalah hidangan tradisional Korea berupa mie
cubit atau mie sobek dengan kuah gurih yang dibuat tanpa alat penggilas atau
mesin mie manual.
Bahan
membuat adonan mie terdiri atas tepung terigu, garam, minyak nabati dan water
(dituang secara bertahap). Sementara itu untuk bahan kuah dan kaldunya meliputi
air (kaldu ikan teri kering dan rumput laut), kentang, wortel, zucchini (timun
Jepang), bawang Bombay, bawang putih (cincang), daun bawang, kecap asin, kecap
ikan, garam dan minyak wijen secukupnya.
Sementara
itu untuk penyajian Mie Cubit ala Korea (Sujebi) ini adalah
bumbui kuah dengan kecap asin, garam, lada dan sedikit minyak wijen. Setelah
mie mengapung (tanda sudah matang), masukkan daun bawang, aduk sebentar lalu
angkat. Hidangkan selagi masih hangat.
Sebelum
diabadikan oleh kru www.sekolahmasak.info, Chef
Lusiana bersama segenap personel Tim A dan Tim B bahu membahu mem-plating dua
makanan tersebut ala menu hidangan restoran hotel berbintang dan
menyiapkan peas bowl (lengkap dengan penutup berikut stiker-nya) untuk take
away services. Good jobs! Bro & Sis. Very very impressive …
Jika Anda tertarik kegiatan mahasiswa Advanced Commersial Class Program Tristar Culinary Institute (member of Tristar Group) dan ingin menjadi bagian dari program baru pengganti magang kerja, silakan datang langsung ke Kampus Tristar Group di Gedung Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) Telp. (031) 8433224-25, 081 330 350 822, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283 (WA), sekarang juga. (ahn)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar