Mahasiswa Culinary Art
Exclusive B Class Antusias Tampilkan Kreasi Plating Art Soto Lamongan, Garang
Asem dan Nasi Gurih, Menu Tradisional Nusantara nan Menggoda Selera
UNTUK kali kesekian Chef Mario Alvin Jonathan, Dosen Pengajar Culinary Art Tristar Group, memberikan tantangan kepada 16 mahasiswa Culinary Art Exclusive B Class Tristar Samator (member of Tristar Group) untuk menampilkan kreasi plating art terbaiknya saat menghidangkan tiga menu olahan khas Nusantara, yakni Soto (Ayam) Lamongan, Garang Asem dan Nasi Gurih nan lezat dan menggoda selera.
Sesuai
arahan dari Chef Jo, sapaan akrabnya, delapan mahasiswa Culinary Art
Exclusive B Class tampil secara individual demi masak Soto Lamongan,
salah satu menu makanan khas Lamongan (Jawa Timur) yang legendaris, sejak prepare
bahan masakan, proses memasaknya hingga menyajikannya di meja display
produk dengan durasi sekitar 90 menitan.
Begitu
juga dengan delapan mahasiswa Culinary Art Exclusive B Class lainnya juga
diminta tampil secara individual saat masak Garang Asem dan Nasi Gurih
(salah satu makanan tradisional khas Jawa Tengah), di Hot Kitchen Sky Suites
SOHO-The Samator, Jl. Raya Kedungbaruk No. 26-28 Surabaya, Rabu (25/02/2026)
silam.
Kepopuleran
Soto Lamongan, Garang Asem dan Nasi Gurih ini
juga diajarkan kepada mahasiswa Culinary Art Exclusive Class Tristar Samator (member
of Tristar Group). Keunikan citarasa dari tiga menu makanan otentik khas Nusantara
itu resepnya tersaji di dalam Buku Ajar (Silabus) yang sudah di tangan
mahasiswa.
Tantangan
yang diberikan Chef Jo, tentu saja melecut mahasiswa untuk tampil percaya
diri saat praktik masak di Kitchen Modern Tristar Samator Surabaya, sejak prepare bahan masakan, proses memasak
hingga menghidangkannya di meja display untuk dievaluasi dosen
pembimbing. Suasana di hot kitchen pun menjadi semakin seru banget tentunya!
Sesuai
arahan Dosen Pengajar Culinary Art Tristar Group tersebut, selama praktik masak
berbasis olahan daging ayam secara individual tersebut, 16 mahasiswa Culinary Art
Exclusive B Class yang hadir pagi itu dibagi menjadi dua tim, masing-masing
beranggotakan delapan orang dan setiap personel mahasiswa pun tampil all out
saat berjibaku di hot kitchen kampus.
”Demi
mempercepat pekerjaan di hot kitchen, maka durasi masak dibatasi
waktunya tidak lebih dari 90 menitan sejak prepare
bahan, proses memasak hingga mem-plating dan meng-garnish-nya,” ujar Chef
Jo, sapaan akrab Chef Mario Alvin Jonathan kepada kru www.sekolahmasak.info,
di ruang kerjanya.
Untuk membuat Soto Lamongan, misalnya bahan
masakan yang disiapkan oleh delapan mahasiswa yang tergabung dalam Tim
A (Novi, Madelyne, Audrey, Holis dkk). meliputi ¼ whole chicken
(yang sudah diberishkan bulu-bulu halusnya dan dibuang jeroannya). Lalu buat stock
(kaldu) ayam dan tambahkan juga seasoning, spring onion, celery (di-slice),
lemongrass (pounded), kaffir leaves, leek (cut sekitar 2 cm lalu seared by
sautee with paste).
Selanjutnya
membuat bumbu paste-nya, maka bahan yang dibutuhkan adalah shallot,
garlic, ginger dan turmeric di-pan fry lebih dulu, sedangkan coriander
dan candlenut di-pan sear dulu. Kemudian tambahkan salt, sugar, vetsin
dan bandeng (small size) lalu fried.
“Semua
bahan bumbu tersebut kemudian di-blend dan selanjutnya di-sautee sampai
keluar aroma harumnya, barulah bumbu tersebut dimasukkan ke dalam stock Soto
Lamongan yang sudah disiapkan sebelumnya dimasak hingga matang sempurna,” ujar
Chef Jo di hadapan anak didiknya.
Hidangan
menu Soto Lamongan untuk menu makan siang semakin lengkap dengan hadirnya
condiment, di mana bahan untuk membuat condiment tersebut meliputi
vermicelli (bihun) yang sudah di-soak, egg (di-boil), fried shallot dan bahan
pendukung yang lain seperti sambal, lime (di-slice) dan cracers
(remahan halus kerupuk udang).
Oleh
Chef Jo, menu Soto Lamongan yang sudah matang itu silakan di-plating
dan di-garnish semenarik mungkin sebelum dihidangkan di atas meja display,
sebelum dinilai dan dikritisi dosen pembimbing praktik.
Sementara itu saat masak Garang
Asem, delapan mahasiswa anggota Tim B (Michelle, Ghinan, Marcelline,
Ara, Bita, Bu Yanti, Reval dan Nadi) juga berjibaku di hot kitchen
secara individual juga tampil percaya diri demi menampilkan kreasi makanan
terbaiknya sesuai arahan dari Chef Jo.
Bahan
yang dibutuhkan meliputi chicken (yang sudah dipotong kecil ukuran 15-20 gram),
lime juices, cocomilk (bisa ditambahkan juga coconut cream dua sendok makan),
salam leaf, kaffir leaf, lemongrass (sudah di-pounded), lalu tambahkan
juga salt, pepper, sugar, vetsin, dan banana leaf untuk pembungkus Garam
Asem sebelum di-steam sekitar 45 menitan.
Dalam
kesempatan itu, mahasiswa diajarkan cara membungkus Garang Asem dengan
daun pisang (banana leaf) dengan baik dan benar berikut cara menguncinya
dengan tusuk gigi agar filling di dalamnya tidak bocor serta tampilannya
nanti semakin cantik dan menarik.
Selain
masak Garang Asem, setiap individu
mahasiswa (dari delapan mahasiswa anggota Tim B) juga diajarkan teknik membuat Nasi
Gurih. Untuk masak Nasi Gurih,
maka bahannya adalah rice (sudah diberishkan), cocomilk (50 ml kara dan 100 ml
water), lemongrass (sudah di-pounded) dan salam leaf. Semua bahan
tersebut lalu di-MAT dan ditaburi sedikit salt lalu di-cook dan steam
selama 30 menitan hingga nasinya matang.
Sebelum
dievaluasi dan dikritisi Chef Jo dari aspek tampilan dan kreativitas,
tekstur dan citarasanya sesuai standar penilaian di industri perhotelan, ke-16 kreasi plating art dari setiap individu mahasiswa tersebut ditata di
meja display untuk didokumentasikan oleh kru Multimedia Tristar Group.
”Secara
overall hasil kreasi masakan yang ditampilkan 16 mahasiswa Culinary Art
Exclusive B Class sudah sesuai ekspektasi. Kebiasaan nge-taste sejak
proses masak hingga sebelum hasil kreasi masakan itu disajikan di meja display
tetap menjadi atensi masing-masing mahasiswa agar citarasa masakan tersebut
sesuai harapan,” ujarnya. Good jobs! Bro & Sis. Amazing banget …
Jika
Anda tertarik dengan kegiatan mahasiswa Culinary Art Exclusive Class Tristar
Samator (member of Tristar Group) dan ingin bergabung menjadi
mahasiswa Tristar Group, silakan merapat ke Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No 244 Surabaya, Telp.
(031) 8433224-25, 081 330 350 822, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283
(WA), sekarang juga. (ahn)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar