twitter
S1 Teknologi Pangan

Culinary - Patisserie - Culinology - Molecular Gastronomy.



Food Technology.

Tristar Institute - Jemursari 244 - Surabaya

Info: 081234506426 - 081233752227.

Pages

Selasa, 27 Oktober 2026

Kerennya Praktik Buat The New Variant of Crackers di Pastry Lab Graha Tristar with Chef Vivi Liong


Dari Hands on Group Practices, Mahasiswa Pastry Art Exclusive A Class Antusias Buat Tiga Varian Baru Crackers, Ice Cream Crackers, Cheese Tapai Crackers dan Ragout Crackers


 

DALAM gelaran Hands on Group Practices bersama mahasiswa Pastry Art Exclusive B Class Tristar Jemursari (member of Tristar Group), Dosen Pengajar Pastry Art Tristar Group, Chef Vivi Liong berbagi ilmu seputar teknik membuat tiga varian baru crackers kekinian, bertajuk The New Variant of Crackers, yang memanfaatkan ubi jalar ungu (sweet potato), tapai singkong (cassava fermentation) dan olahan chicken, udang. wortel, kentang bawang daun dan susu evaporasi.

 

Praktik Hands on Group with Chef Vivi Liong tersebut digelar di Pastry Lab Lantai 2 Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Selasa (13/10/2026) lalu. Crackers sendiri merupakan salah satu jenis biscuit tipis, kering dan renyah yang biasa disebut juga dengan square puff.

 

Biskuit ini terbuat dari adonan tepung terigu dengan rasa yang cenderung gurih, asin atau tawar. Salah satu ciri khas crackers adalah teksturnya garing karena diproses dengan cara dipanggang, sehingga menghasilkan tekstur yang tipis dan ringan.

 

Terdapat llubang-lubang kecil di permukaan biskuit yang berfungsi mengeluarkan uap saat dipanggang agar bentuknya tetap pipih dan tidak mengembang. Umumnya crackers ini tidak terlalu manis, sering diberi tambahan garam, keju atau rempah.

 

Di pasaran (cream) crackers atau square puff ini bisa ditemukan di toko-toko swalayan dengan berbagai merek dagang, mulai Arrow Brand, Roma Malkist Crackers, Nissin Crispy Crackers, Delfie Orion K Rice Crackers, Khong Guan Cream Crackers (Khong Guan Saltcheese Crackers), Gery Saluut Malkist Cheese Crackers, Paroti Cheese Crackers, Ritz Sandwich Cheese Crackers, Biskies Cracker Sandwich Cheese, Gabin Butter Original hingga Kongbab Rice Crackers Cheese.

 

Aneka merek crackers tersebut diproduksi oleh UBM Biscuits, PT Nissin Biscuit Indonesia, PT Mayora Indah Tbk., Delfie Orion, Garuda Food, Khong Guan Biscuits, Ritz Crackers, Ben Food, PT Jaya Abadi Corak Biscuit Factory Indonesia dan lain-lain dengan cita rasa cenderung gurih, asin atau tawar dan sedikit manis.

 

Namun dalam praktik Hands on Group kali ini, mahasiswa bukan diajarkan membuat crackers melainkan membuat tiga kreasi camilan (makanan ringan) baru dengan basic-nya dari crackers, yakni Ice Cream Crackers, Cheese Tapai Crackers dan Ragout Crackers.

 

Tiga kreasi crackers kekinian itu menarik untuk dipraktikkan dalam gelaran Hands on Group Practices kali ini. Pasalnya ada keunikan dan kelebihan masing-masing sehingga tiga kreasi olahan crackers dari perbedaan bahannya itu sekarang banyak disuka konsumen.

 

Ice Cream Crackers, misalnya, dibuat oleh Tim A (beranggotakan lima orang mahasiswa) dengan memanfaatkan sweet potatoes terutama ubi jalar ungu saat membuat ice cream-nya.

 

Warna ungu dari adonan halus ubi jalar bersama bahan pendukungnya terutama susu sapi maupun alternatifnya (susu kedelai atau susu almond) tersebut memberi kesan menarik saat diproses menjadi adonan ice cream sebelum disimpan di dalam freezer.

 

Ice Cream Crackers sendiri (sering disebut juga Gabin Ice Cream atau Ice Cream Sandwich) adalah camilan viral yang memadukan crackers renyah (seperti biskuit gabin atau graham crackers) dengan isian es krim yang lembut (creamy).

 

”Kombinasi ini memberikan sensasi tekstur crunchy sekaligus lumer di mulut dalam setiap gigitannya,” terang Chef Vivi Liong di hadapan anak didiknya di Pastry Lab Lantai 2 Graha Tristar Surabaya, baru-baru ini.

 

Giliran Tim B juga beranggotakan lima orang, mendapat tantangan dari Chef Vivi untuk membuat Cheese Tapai Crackers di Pastry Lab Lantai 2, Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya.

 

Sebelum menjalani proses MAT, tapai singkong itu diambil sumbu tengahnya lebih dulu sampai bersih (agar tidak berserat saat dibuat adonan). Kreasi crackers dengan isian tapai keju ini merupakan camilan khas Indonesia yang memadupadankan cita rasa tradisional dan modern.

 

Makanan ringan ini menyatukan rasa manis asam dari tapai singkong fermentasi dengan rasa gurih yang asin dari keju, semuanya dibalut dalam renyahnya biscuit crackers, setelah melalui proses penggorengan sebelum camilan itu disajikan di meja display produk.

 

Sementara itu empat orang mahasiswa terakhir anggota Tim C, giliran mendapat tugas membuat Ragout Crackers (berasa gurih) dengan filling-nya berupa olahan chicken, udang. wortel, kentang bawang daun dan susu evaporasi lengkap dengan bumbunya.

 

Makanan ringan ini cenderung berasa gurih. Sebelum disajikan di atas meja display, Ragout Crackers ini digoreng lebih dulu sampai matang (berwarna kecoklatan) lalu ditiriskan sebentar agar sampai minyaknya berkurang drastis seusai proses frying.

 

Masing-masing tim pun berjibaku di Pastry Lab Graha Tristar selama 120 menitan, sejak prepare bahan hingga mem-plating dan meng-garnish-nya. Dalam praktik Hands on Group kali ini kreasi plating dan garnish ditampilkan semua oleh tiga tim mahasiswa. Good jobs! Bro & Sis. The most incredible …

 


Jika Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa Pastry Art Exclusive Class dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Tristar Group, silakan datang langsung ke Graha Tristar Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480823, 081 330 350 822, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283 (WA), sekarang juga. (ahn)



































Tidak ada komentar:

Posting Komentar