Enam Tim Mahasiswa Culinary Art Exclusive A, B
dan C Class Tristar Samator Berjibaku demi Tampilan Aneka Kreasi Nasi Tumpeng
Kekinian
TIM JURI yang terdiri dari Cindy Octavia Juwono (Tristar Group), Stefanus (Samator Land) dan Yola (Delta Foods Distribution), mengapresiasi enam kreasi menu Nasi Tumpeng dengan tampilan kekinian, yang dipersembahkan enam tim dari 45 mahasiswa Culinary Art Culinary Art A, B dan C Class Tristar Samator pada gelaran Skill Training Competitions, di Kitchen Modern Sky Suites SOHO-The Samator Jl. Raya Kedungbaruk No. 26-28 Surabaya, Kamis (21/08/2025) pagi.
Dari hasil penilaian Tim Juri tersebut diumumkan sendiri oleh Chef
Lusiana F. Noor, Dosen Pengajar Culinary Art Tristar Group. Tim juri memutuskan bahwa Juara 1 diraih Tim C (dipimpin Noel,
mahasiswa Culinary Art Exclusive B Class) dengan nilai 9,2.
Sedangkan Juara 2 disabet Tim B (diketuai
Candra, mahasiswa Culinary Art Eclusive A Class) dengan nilai 9,0 dan Juara 3 jatuh pada Tim D (dimotori
Keisha, mahasiswa Culinary Art Exclusive B Class) yang berhasil membukukan
nilai 8,2.
Sementara itu, peringkat 4, 5 dan 6 masing-masing ditempati Tim A (dipimpin Arifia dari mahasiswa Culinary
Art Exclusive A Class dengan nilai 8,0; Tim F (diketuai Chelsea dari mahasiswa
Culinary Art Exclusive C Class) dengan raihan poin 7,9 dan terakhir Tim E (dimotori
Raja, mahasiswa Culinary Art Exclusive C Class) dengan perolehan poin 7,8.
Perhelatan Skill Training Competitions itu terselenggara demi memperingati
Hari Ulang Tahun ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Kompetisi
membuat Nasi Tumpeng kekinian itu semakin terasa serunya berkat dukungan
dari sejumlah sponsor mulai minyak goreng premium Barco, Etira Sliced Mushroom, Whole Mushroom dan Fresh Buttom Mushroom
(produksi Etira Mushroom).
Selain itu masih ada produk olahan Tongkol Siap Saji, Tuna Saos Tomat,
Tuna dalam Minyak Kanola (persembahan dari Delta Foods), aneka produk minuman dari Dayou Food
& Beverage Industries Taiwan seperti Coconut Mochi Powder, Caramel Pudding Powder, NFC Frozen Gannan (Navel Orange
Juice 280 gr) dan Bola Deli yang menampilkan Gula Halus (Icing Sugar), Tepung Ketan (Glutinous Rice
Flour), Tepung Tapaioka (Tapioca Flour), Tepung Maizena (Cornstarch) dan Tepung
Beras (Rice Flour).
Durasi gelaran Skill Training Competitions itu sendiri
dipatok sekitar empat jam, sejak prepare bahan (pukul 08.00 WIB), proses
memasak hingga mem-plating dan menyajikannya di meja display produk
(pukul 12.00), sebelum enam kreasi Nasi Tumpeng kekinian itu
dinilai oleh tim juri dari aspek tampilan dan kreativitas, tekstur serta
citarasanya sesuai standar industri perhotelan.
Aneka kreasi Nasi Tumpeng kekinian yang ditampilkan masing-masing tim
menjadi tantangan tersendiri sejak mereka berjibaku di hot kitchen
hingga mem-plating dan meng-garnish-nya di atas nampan (dari
hasil anyaman bambu maupun plastik berdiameter 75-100 cm), lalu meng-create-nya
sehingga tercipta kreasi plating Nasi Tumpeng kekinian nan keren,
elegan dan unique.
Begitu juga saat menghias meja display, masing-masing tim pun
ditutut untuk menampilkan kreasi terbaiknya agar tampilan Nasi Tumpeng
menarik untuk dilihat dan memperoleh penilaian tersendiri dari tim juri,
seperti bendera Merah Putih, tulisan HUT ke-80, bando Merah Putih, buah iris
dan minuman sebagai dessert-nya serta pernak pernik pendukung lainnya.
Sejarah Nasi Tumpeng di Indonesia sudah eksis sejak era Kerajaan Hindu
Buddha beberapa abad silam. Kemudian mengalami akulturasi budaya pasca masuknya
Islam di Bumi Nusantara sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan YME atas segala
karunia dan keberkahan-Nya.
Sedangkan filosofi Nasi Tumpeng yang berbentuk kerucut melambangkan
keagungan Tuhan sebagai Sang Maha Pencipta serta Kebesaran dan Keagungan-Nya.
Menjulang tinggi diharapkan dapat membawa keberuntungan dan peningkatan
kehidupan bagi yang menyajikannya.
Warna Nasi Tumpeng itu sendiri semula didominasi warna Putih dan Kuning. Putih melambangkan kesucian, sedangkan Kuning merefleksikan kekayaan,
kemakmuran dan moral yang luhur. Namun seiring dengan perkembangannya, Nasi
Tumpeng bisa dipadupadankan dengan bendera Negara Kesatuan Republik
Indonesia, yakni Merah Putih. Merah berarti berani melawan penjajah (musuh) maupun keangkaramurkaan.
Sesuai tampilan authentic-nya Nasi Tumpeng berada ditengah-tengah (centre point), lalu dipeluk berbagai menu makanan, berupa sayuran dan lauk pauk, seperti lodeh nangka muda atau keluwih, sambal goreng tahu tempe krecek atau sambal goreng kentang teri, rempeyek (kacang tanah, teri atau ebi/udang kering), osen-oseng jamur, kacang panjang dan tahu atau oseng daun singkong ikan teri, urap-urap, telur rebus, rajangan telur dadar serta mie goreng.
Selain itu ada tahu tempe bacem, perkedel kentang atau perkedel jagung,
olahan ayam bumbu kuning, daging atau ayam dan telur bumbu bali atau ayam panggang mentega
atau ayam bakar madu, sate lilit atau sate ayam bumbu kacang dan aneka sambal
sebagai condiment-nya.
”Sementara itu untuk nampan plastik (tampah dari hasl anyaman
bambu) sendiri dihias dengan daun selada atau daun pisang agar tampilannya semakin
cantik dan keren pastinya,” ujar Chef Lusiana, di sela-sela memantau
aksi anak didiknya di hot kitchen kampus.
Di sela-sela tim juri bekerja demi menilai hasil kreasi mahasiswa yang
berpartisipasi pada gelaran Skill Training Competitions, Chef Thomas Denny giliran yang tampil menjadi guest star dalam Cooking Demo
Hibachi Teppanyaki, di area lobi Kampus Tristar Samator Sky Suites SOHO-The
Samator Surabaya.
Aksinya yang memukau mendapatkan applaus dari mahasiswa Culinary
Art Exclusive Class, saat Chef Thomas menampilkan kepiawaiannya
memainkan juggling dengan knife dan spatula hingga membuat
lidah api (fire attractions) sebelum masak Chicken Noddle & Fried
Rice dengan teknik ala Hibachi Teppanyaki.
Selain menikmati gelaran Cooking Demo Hibachi Teppanyaki bersama Chef
Thomas Denny, mahasiswa juga antusias mengikuti sesi demo meracik minuman masa
kini bersama Oscar, Bartender dari Dayou Food & Beverage Industries Taiwan. Good jobs!
Bro & Sis. The most incredible …
Jika Anda tertarik
dengan aneka kegiatan mahasiswa Culinary Art Exclusive Class Tristar Samator
(member of Tristar Group), silakan menghubungi Tim Marketing di Gedung
Graha Tristar Jl Raya Jemursari No.
244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 081
330 350 822, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283 (WA), sekarang juga. (ahn)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar