twitter
S1 Teknologi Pangan

Culinary - Patisserie - Culinology - Molecular Gastronomy.



Food Technology.

Tristar Institute - Jemursari 244 - Surabaya

Info: 081234506426 - 081233752227.

Pages

Kamis, 15 Januari 2026

Aksi Berkelas demi Buat Kreasi Dessert Kekinian di Pastry Lab Graha Tristar with Chef Vivi Liong


Dari Hands on Group Practices, Mahasiswa Pastry Art Exclusive B Class Sajikan Wedang Ronde dan Angsle Premium, Minuman Penghangat Malam    

 

GELARAN Hands on Group Pactices kembali bergulir bersama Dosen Pengajar Pastry Art Tristar Group, Chef Vivi Liong. Kali ini mengajak 20 mahasiswa Pastry Art Exclusive B Class, praktik membuat Ronde dan Angsle Premium yang cocok banget dihidangkan sore atau malam hari pas musim hujan, Praktik Hands on Group tersebut dihelat di Pastry Lab Lantai 2 Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Kamis (04/12/2025) lalu.

 

Ronde berasal dari Tangyuan Tiongkok, dibawa pedagang (perantau) Tionghoa, lalu diadaptasi di Jawa Timur menjadi wedang hangat dengan kuah jahe, gula jawa, kacang dan isian ketan yang populer di kalangan masyarakat Jawa sejak sebelum era kolonial.

 

Wedang Ronde yang disebut juga Tangyuan (bola-bola sup tepung ketan) sesuai nama daerah asalnya di Tiongkok, kemudian dibawa oleh perantau Tionghoa sebelum masa kolonial dan berakulturasi dengan cita rasa lokal (jahe, gula Jawa, kacang) dan disebut Wedang Guyub (kebersamaan) sebelum akhirnya menjadi Ronde.

 

Hidangan spesial yang satu ini beradaptasi dengan budaya lokal, di mana isiannya pun berkembang dengan tambahan rempah lokal seperti pandan dan cengkih serta taburan kacang goreng atau kacang mete dan kolang kaling (bisa utuh atau sudah di-slice).

 

Sedangkan Angsle adalah variasi hidangan dessert khas Malang yang lebih kaya bahan, menggunakan kuah santan gurih dengan tambahan petulo (putu mayang), kacang hijau dan roti, yang keduanya sering disajikan bersamaan sebagai minuman penghangat malam.

 

Angsle dianggap sebagai pengembangan atau diversifikasi dari wedang Ronde dan seringkali disajikan bersamaan dalam satu gerobak. Angsle menggunakan kuah santan hangat dengan vanili dan pandan, serta isiannya sendiri berupa petulo, kacang hijau, ketan putih, kelapa muda (degan), Mutiara dan potongan roti tawar.


Meskipun Ronde memiliki akar Tiongkok, baik wedang Ronde maupun Angsle telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kuliner penghangat malam di Jawa Timur, di mana wedang Ronde lebih fokus pada cita rasa jahe manis pedas dan Angsle-nya sendiri menawarkan kuah santan gurih yang kaya bahan.

 

Di kawasan Surabaya dan sekitarnya, harga wedang Ronde maupun Angsle bervariasi pada kisaran harga Rp 10.000 - Rp 30.000-an per mangkok ukuran standar. Namun di daerah pinggiran harga per mangkuk wedang Ronde maupun Angsle rata-rata dibandrol Rp 10.000-an.

 

Dalam gelaran Hands on Group Practices tersebut, Chef Vivi, melibatkan 20-an mahasiswa Pastry Art Exclusive B Class. Mereka dibagi menjadi dua tim. Tim A diminta membuat wedang Ronde, sedangkan Tim B bertugas membuat Angsle premium ala restoran atau food court di pusat-pusat perbelanjaan.

 

Sebanyak 10 mahasiswa Pastry Art Exclusive B Class yang tergabung dalam Tim A, tampil antusias saat praktik membuat wedang Ronde, mulai dari A (prepare bahan) sampai Z (mem-plating dan meng-garnish) di meja display produk, bersama Chef Vivi Liong.

 

Personel Tim A ada yang ditugasi membuat kuah wedang Ronde di mana bahannya terdiri dari water, ginger, brown sugar (gula Jawa). Mahasiswa lainnya diminta memasak kolang kaling hingga matang, menggoreng kacang tanah atau kacang mete, dan ada juga yang asyik membuat bola-bola sup tepung ketan.

 

Begitu juga dengan 10 mahasiswa lainnya yang masuk ke dalam Tim B, juga tampil all out demi membuat Angsle di Pastry Lab Lantai 2 Graha Tristar Surabaya, sesuai arahan langsung dari dosen pembimbing praktik.

 

Anggota Tim B berbagi tugas mulai menyiapkan kuah Angsle dari perpaduan antara water, kara (coconut), pandan leaf, vanili dan white sugar. Mahasiswa lainnya ada yang sibuk membuat putu mayang (petulo), memasak mutiara, memotong roti tawar berbentuk persegi (berukuran 2x2 cm2).

 

Dan ada juga yang asyik menanak sticky rice hingga matang dan menggoreng kacang tanah atau kacang mete untuk taburannya. Mereka bahu membahu di Pastry Lab demi menuntaskan tugas dari Chef Vivi Liong.

 

Setelah berjibaku selama tiga jam di Pastry Lab, baik Tim A maupun Tim B diminta untuk mem-plating dan meng-garnish wedang Ronde dan Angsle sesuai tugas dan passion-nya masing-masing agar tampilannya semakin keren, berkelas dan terkesan mewah layaknya sajian hidangan penutup (dessert) di restoran dan hotel berbintang. Good jobs! Bro & Sis. Amazing banget …

 

Jika Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa Pastry Art Exclusive Class dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Tristar Group, silakan datang langsung ke Graha Tristar Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480823, 081 330 350 822, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283 (WA), sekarang juga. (ahn)

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar