twitter
S1 Teknologi Pangan

Culinary - Patisserie - Culinology - Molecular Gastronomy.



Food Technology.

Tristar Institute - Jemursari 244 - Surabaya

Info: 081234506426 - 081233752227.

Pages

Senin, 19 Januari 2026

Dari Baking Demo Layered Dough & Duplication with Chef di Kitchen Patisserie Graha Tristar Surabaya


Cantiknya Bicolour Croissant Sausage & Bicolour Croissant Sandwich, Persembahan Chef Gabriele dan Dua Tim Mahasiswa Pastry Art Reguler A Class Akpar Majapahit

 


SEBANYAK 18 orang mahasiswa Pastry Art Reguler A Class Akpar Majapahit (member of Tristar Group) tampil percaya diri dalam perhelatan Baking Demo Layered Dough & Duplication with Chef Gabriele Nathania di Kitchen Patisserie Lantai 2, Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Senin (19/01/2026) pagi.

 

Sebelum gelaran Baking Demo & Duplication dimulai, mahasiswa diingatkan kembali seputar teknik pengolahan adonan berlapis (layered dough) oleh Chef Gabi, sapaan akrabnya, demi membuat aneka kreasi Bicolour Croissant Sausage dan Bicolour Croissant Sandwich yang tampilannya cantik, berkelas dan elegan penuh pesona.

 

Pada pertemuan hari pertama pekan ketiga Januari 2026 atau tepatnya Senin (19/01/2026) pagi, Chef Gabriele mendemonstrasikan cara membuat Bicolour Croissant Sausage dan Bicolour Croissant Sandwich, salah satu kreasi Croissant sesuai standar industri perhotelan yang keren tampilannya, dengan memanfaatkan mesin Dough Sheeter.

 

Langkah cerdas ini demi mengikuti trend industry cake & bakery di era millennial. Makanya, mahasiswa Pastry Art Reguler Class Akpar Majapahit juga dikenalkan cara mengoperasikan mesin Dough Sheeter, mesin penipis adonan layer dough yang biasa dipakai pengusaha Cake & Bakery maupun di hotel-hotel berbintang.

 

Dough Sheeter sendiri adalah mesin yang berfungsi untuk menipiskan adonan menjadi lembaran tipis. Mesin ini berguna untuk membuat berbagai produk seperti roti, pastry, pizza dan pasta.

 

Fungsi Dough Sheeter antara lain untuk mengurangi waktu dan tenaga yang dibutuhkan saat mengolah adonan, membantu menciptakan lapisan adonan yang tipis dan seragam, meningkatkan efisiensi produksi, membantu mempercepat dan menyederhanakan proses produksi dan meminimalisir kesalahan manusia.

 

Dengan demikian proses pengolahan adonan berlapis menjadi lebih presisi dan cepat dibanding dengan teknik nge-roll dengan tangan (manual process). Bicolour Croissant Sausage dan Bicolour Croissant Sandwich yang dipraktikkan saat baking demo & duplication tersebut berasa gurih/asin (savoury taste).

 

Sebelum praktik, Dosen Pengajar Pastry Art Tristar Group itu menerangkan secara teori mengenai pengetahuan umum tentang produk adonan berlapis (layered dough) serta metode-metodenya. Chef Gabi juga mengingatkan anak didiknya untuk memperhatikan step by step cara membuatnya agar hasilnya nanti sesuai ekspektasi.

 

Selain itu demi memudahkan pekerjaan di cold kitchen, adonan untuk membuat dua kreasi produk adonan berlapis tersebut sebaiknya juga di-blender jadi satu hingga kalis sebelum diproses lebih lanjut sesuai panduan di Buku Ajar (Silabus) dan contoh langsung dari Dosen Pengajar Pastry Art Class.

 

Langkah tersebut demi mempercepat pekerjaan di cold kitchen, mengingat untuk membuat croissant butuh minimal tiga kali nge-roll adonan yang sudah kalis dan tiga kali pendinginan di mesin chiller, sebelum adonan (yang dibentuk seperti persegi, oval atau lonjong sesuai panduan di Buku Ajar) itu ditaruh di mesin pengembang kue (proofer) selama 45-60 menitan dan akhirnya di-bake pada suhu 190*C selama 20-25 menitan.

 

Dalam kesempatan itu, Chef Gabriele Nathania juga memberikan beberapa tips agar produk adonan berlapis yang dibuat tersebut hasilnya memuaskan. Pertama, teknik membuat adonan per layer-nya harus benar-benar kalis.

 

”Kedua, mengingat adonan itu mengandung unsur fermentasi (menggunakan bahan yeast), maka treatment-nya pun harus di-proofer dulu selama 45-60 menit agar adonannya mengembang sempurna, sebelum produk adonan berlapis itu di-oven pada suhu sekitar 190*C selama 20-25 menitan,” ujarnya.

 

Saat bekerja secara simultan di cold kitchen kampus, Chef Gabriele bersama asistennya, Chef Raissa juga proaktif mendampingi dua tim mahasiswa (masing-masing beranggotakan sembilan orang), yakni Tim A yang dimotori Dinda (blue colour)) dan Tim B dipimpin Yuan (pink colour), menduplikasi cara membuat Bicolour Croissant Sausage dan Bicolour Croissant Sandwich yang berasa gurih dan enak tentunya,

 

Setelah berjibaku di cold kitchen kampus selama 3-4 jam, hasil kreasi layered dough Chef Gabriele Nathania maupun dua tim mahasiswa Pastry Art Reguler A Class Akpar Majapahit di-display di meja uji untuk didokumentasikan oleh kru tim Multimedia Tristar Group. Good jobs! Bro & Sis. Very very cool …



 

Jika Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa Pastry Art Reguler Class dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Akpar Majapahit (member of Tristar Group), silakan datang langsung ke Graha Tristar Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480823, 081 330 350 822, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283 (WA), sekarang juga. (ahn)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar