twitter
S1 Teknologi Pangan

Culinary - Patisserie - Culinology - Molecular Gastronomy.



Food Technology.

Tristar Institute - Jemursari 244 - Surabaya

Info: 081234506426 - 081233752227.

Pages

Rabu, 15 April 2026

Aksi Berkelas Mahasiswa Praktik Skill Training with Chef Daniel di Kitchen Modern Graha Tristar

Mahasiswa Pastry Art Exclusive A Class Tristar Group Tampilkan Assorted Macarons Kekinian, Teksturnya Renyah di Luar dan Lembut di Dalam


SEBANYAK 10 orang mahasiswa Pastry Art Exclusive B Class Tristar Jemursari (member of Tristar Group) tampil percaya diri ketika mengikuti materi praktik Skill Training with Chef Daniel demi membuat tiga kreasi Macarons bertajuk Assorted Macarons nan keren dan berkelas sesuai standar industri perhotelan.


Selama praktik skill training, mahasiswa dibimbing langsung oleh Dosen Pengajar Pastry Art Tristar Group Chef Daniel Pradipta, bersama dua asistennya, Chef Eunike Emanuel dan Chef Emma, di Kitchen Modern Lantai 3 Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Rabu (01/04/2026) lalu.


Pada pertemuan pagi itu, 10 mahasiswa Pastry Art Exclusive B Class dibagi menjadi tiga tim. Setiap tim beranggotakan 3-4 mahasiswa. Oleh Chef Daniel, setiap individu mahasiswa mendapat tantangan membuat satu kreasi Macarons kekinian, sesuai metode pembuatannya.


Sebelum berjibaku di cold kitchen kampus, Chef Daniel memberikan penjelasan secara singkat bagaimana cara membuat tiga kreasi Macarons, berdasarkan tiga metode pembuatannya, yakni Italian Meringue (round shape warna green matcha), Swiss Meringue (love shape warna pink) dan French Meringue (bear shape warna chocolate).


Secara umum bahan utama untuk membuat Macarons adalah almond powder, icing sugar, cocoa powder dan salt lalu di-blend hingga MAT dan kemudian shift. Untuk metode Italian Meringue, sugar dan water-nya di-boil pada suhu 110*C, egg white dan cream of tartar diproses menjadi meringue hingga suhunya turun menjadi 45*C. Sebelum di-bake, adonan Macarons yang sudah dibentuk bulat kecil berwarna green matcha dan dicampur pistachio paste, lalu permukaan atasnya ditaburi remahan kacang pistachio.


Selanjutnya Swiss Meringue, dalam adonan Macarons ditambahkan egg white dan siugar lalu di-ABM pada suhu 65*C. Adonan lalu dibentuk love warna pink dan filling-nya berupa strawberry rose jam.


Sementara itu French Meringue, caranya lebih sederhana di mana egg white di-blend menjadi whip, baru tambahkan sugar secara bertahap sampai tiga kali (add 3 times), Adonan Macarons yang sudah ditambahkan filling pistachio paste, kemudian dibentuk bear (karakter satwa) berwarna chocolate yang keren.


”Semua adonan Macarons, baik yang menggunakan Italian Method, Swiss Method maupun French Method, di-rest lebih dulu selama 60 menitan sebelum di-bake pada suhu 148*C selama 22 menitan,” terang Chef Daniel.


Dari hasil penelusuran di layanan internet dan media sosial, Macarons merupakan salah satu kreasi cookies (biscuit) masa kini yang berasa manis (sweet taste). Menurut historisnya, Macarons adalah kue kering khas Prancis berbahan dasar putih telur, tepung almond dan gula, berbentuk bulat kecil (bisa juga bentuk love atau karakter satwa) dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam.


”Biasanya diisi dengan ganache, butter cream atau selai dan kue kering yang satu ini semakin populer karena aneka warna serta cita rasanya yang beragam. Macarons sangat cocok dinikmati sebagai camilan manis atau hidangan penutup nan mewah,” kata Chef Daniel Pradipta di hadapan anak didiknya, belum lama ini.


Di pasaran terutama pada layanan penjualan ala online shop, harga Macarons dalam kemasan cantik cukup bervariasi, Besarannya dipatok mulai Rp 38.500 (Macarons Baby dalam kemasan toples 300 ml) hingga Rp 180.000 per paketnya.(berisi 100 biji Macarons dikemas dalam dua pack mewah). Bahkan ada juga yang jual Macarons secara bijian, di mana harga per bijinya dibandrol Rp 5.000.


Secara umum ada beberapa ciri khas dan tips membuat Macarons yang sudah teruji di kalangan pelaku usaha. (1). Kaki Macarons (Feed). Bagian bawah Macarons yang bertekstur seperti renda (kaki) merupakan tanda keberhasilan proses pemanggangan.


(2). Teknik dan Bahan. Dibuat menggunakan tepung almond halus, gula halus (icing sugar), gula pasir dan putih telur. Terdapat tiga metode utama, yakni French Method (lebih sederhana), Swiss Method dan Italian Method (lebih stabil).


(3). Pengeringan. Sebelum dipanggang (di-bake di atas mesin pengovenan), adonan Macarons harus didiamkan di suhu ruangan selama 30-60 menitan hingga permukaannya kering dan tidak lengket saat disentuh untuk mencegah retak dan (4). Oven. Membutuhkan kontrol suhu yang stabil, Dapat dipanggang dengan oven Listrik maupun oven tangkring dengan api kecil pada kisaran suhu 150*C.


Sementara itu perhelatan Skill Training with Chef ini bertujuan untuk mempertajam pengetahuan mahasiswa Pastry Art Exclusive Class tentang metode pembuatan cookies kekinian seperti Assorted Macarons, yang resepnya tidak tersedia di dalam Buku Ajar (Silabus) Pastry Art Exclusive Class.


Sebelum hasil kerja dari masing-masing individu mahasiswa ditampilkan di meja display untuk dievaluasi Chef Daniel, setiap personel juga diberikan kebebasan untuk berekspresi demi menampilkan kreasi plating dan garnish Macarons yang terbaik. Good jobs! Bro & Sis. Amazing banget


Jika Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa Pastry Art Exclusive Class di Kitchen Patisserie Graha Tristar, silakan menghubungi Divisi Marketing Tristar Group di Gedung Graha Tristar Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, 081 330 350 822, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283 (WA), sekarang juga. (ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar