SELAMA tiga hari berturut-turut tepatnya mulai Senin (06/04/2026) hingga Rabu (08/04/2026), 18 orang mahasiswa Culinary Art Reguler A Class Akpar Majapahit (member of Tristar Group) mengikuti final exam di Hot Kitchen 1, Lantai 3 Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya.
Mereka ditantang membuat kreasi hidangan Indonesian Traditional Food, Korean Cuisines atau Japanese Food seperti
yang diajarkan sebelumnya. Dari delapan orang mahasiswa tersebut, yang hadir
pada final exam hari pertama, Senin (06/04/2026), lima di antaranya
adalah mahasiswa Triwulan III.
Setiap individu mahasiswa Triwulan III ditantang
membuat tiga kreasi hidangan Indonesian Traditional Food, yang meliputi Soup,
Main Course dan Dessert. Sedangkan tiga mahasiswa Triwulan I
(bekerja dalam satu tim), diminta menampilkan dua kreasi menu hidangan utama (Main
Course) khas Korean Cuisines dan Japanese Food.
Durasi final exam di Hot Kitchen 1, Lantai 3 Graha Tristar kali ini ditetapkan tiga jam, terhitung mulai pukul 10.00-13.00 WIB. Sebelum ujian praktik, 18 mahasiswa Culinary Art Reguler A Class Akpar Majapahit lebih dulu mengikuti ujian teori (menyelesaikan 13 soal essay) di ruang kelas. Selama ujian teori di kelas, mahasiswa diawasi langsung oleh Chef Yanuar Kadaryanto.
Sementara itu pada final exam hari kedua di hot
kitchen kampus, Selasa (07/04/2026) dan Rabu (08/04/2026), pesertanya
masing-masing lima orang mahasiswa.
Delapan mahasiswa Culinary Art Reguler A Class Akpar
Majapahit yang maju ujian praktik hari pertama di hot kitchen kampus adalah
Jennifer,
Chelsea dan Ryan (mahasiswa Triwulan I), tampil percaya diri dalam satu tim, demi mempersembahkan dua kreasi main course
yang menjadi kebanggaannya, yakni Japchae (Rice Noodle dari Korean
Cuisines) dan Shoyu Ramen (Japanese Food).
Sementara itu lima mahasiswa Triwulan III ditantang
membuat tiga kreasi hidangan Indonesian Traditional Food, yang terdiri
dari soup, main course dan dessert. Durasi daripada final
exam tersebut sekitar tiga jam, mulai pukul 10.00-13.00 WIB.
Mahasiswa tersebut adalah (1). Rahadatul
Aisy Maulinisa Rakhmad.
Mahasiswi cantik dengan hijab di kepala itu tampil all out demi membuat Sup
Merah, Kare Ayam dan Dadar Gulung di hot kitchen Lantai
3 Graha Tristar Surabaya.
(2). Laila
Fara. Mahasiswi yang akrab
disapa Fara itu fokus masak tiga kreasi menu makanan tradisional dari Jawa
Tengah (Indonesia) yang sudah melegenda, yakni Gudeg Ayam Kampung, Lumpia
dan Es Teh Bunga Telang.
Sedangkan (3). Nicholas tampil percaya diri saat masak tiga kreasi makanan tradisional khas Jawa
Timur (Indonesia) yang menjadi unggulannya, yakni Sup Sayur, Sate
Kelopo dan Es Kuwut.
Selanjutnya yang tampil adalah (4). Fitria Diah Rachmadani. Mahasiswi yang memiliki suara khas ini antusias
membuat tiga kreasi makanan tradisional Indonesia bertajuk Ayam Pedas, Tahu
Walik with Sambal Petis (Pedas) dan Es Krai.
Terakhir yang tampil adalah Popi Puspita Sari. Mahasiswi cantik yang biasa disapa Popi tersebut
mengangkat tiga menu makanan tradisional dari daerah Banten, bertajuk Rabeg
Sapi (tampilannya seperti Rendang), Misro dan Kue Cuer yang fenomenal.
Tim juri yang dipimpin Chef Yanuar Kadaryanto
mengapresiasi 17 kreasi makanan yang ditampilkan delapan anak didiknya pada final
exam hari pertama. Penilaian tim juri meliputi aspek tampilan dan
kreativitas, tekstur serta citarasanya. Kriteria penilaian itu sesuai dengan Standard
Operation & Procedure (SOP) yang biasa diaplikasikan di industri
perhotelan.
Secara
overall, tim juri pun sepakat untuk mengapresiasi kerja keras delapan mahasiswa
Culinary Art Reguler A Class Akpar Majapahit, demi mempersembahkan aneka kreasi
makanan terbaiknya pada gelaran final exam hari pertama tersebut. Good
jobs! Bro & Sis. Amazing banget…
Jika
Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa Culinary Art Reguler Class dan
ingin menjadi bagian dari civitas akademika Akpar Majapahit (member
of Tristar Group), silakan daftarkan diri Anda dengan datang langsung
ke Graha Tristar Jl Raya Jemursari 244
Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 081 330 350 822, 0812 3375 2227 (WA) atau
0813 5786 6283 (WA), sekarang juga. (ahn)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar