twitter
S1 Teknologi Pangan

Culinary - Patisserie - Culinology - Molecular Gastronomy.



Food Technology.

Tristar Institute - Jemursari 244 - Surabaya

Info: 081234506426 - 081233752227.

Pages

Kamis, 02 April 2026

Melihat Mahasiswa Tristar Cruise Masak Japanese Food di Hot Kitchen Sky Suites SOHO-The Samator


Pesona Tiga Hidangan A La Carte, Shoyu Ramen, Beef Yakiniku dan Sushi Roll, Menu Makanan Spesial di atas Kapal Pesiar Mewah

 


 

PERHELATAN Cruise Cooking Practices with Chef bagi 15 mahasiswa Tristar Cruise CClass (member of Tristar Group) –peserta Program Tristar International & Cruise Training Centre (TICTC)—tampil all out demi masak Japanese Food legendaris, Shoyu Ramen, Beef Yakiniku dan Sushi Roll yang dihidangkan untuk penumpang VIP dari Negeri Sakura (Jepang) di atas kapal pesiar mewah.

 

Mereka –dibagi menjadi dua tim-- mendapatkan tantangan dari Dosen Pengajar Culinary Art Tristar Group, Chef Lusiana F. Noor, masak tiga menu hidangan klasik Japanese Food yang masih eksis hingga saat ini dan sudah teruji akan kelezatan cita rasanya,

 

Sebelum berjibaku di Hot Kitchen Sky Suites SOHO-The Samator Jl. Raya Kedungbaruk No. 26-28 Surabaya, Senin (09/03/2026) lalu, Chef Lusiana memanggil perwakilan kedua tim, yakni Head Chef Charles (Tim A) dan Head Chef Sherina (Tim B), untuk mendapatkan arahan seputar teknik masak tiga menu Japanese Food, mem-plating dan cara menghidangkannya kepada tamu VIP yang memesan tiga menu a la carte tersebut.

 

Shoyu Ramen merupakan jenis Ramen khas Tokyo (Japanese Style Classic) dengan kuah berbasis kecap asin (Shoyu) yang berwarna bening hingga coklat keemasan, menawarkan cita rasa gurih, ringan dab kaya umami.


Ramen ini menggunakan kaldu ayam (chicken stock) atau bisa juga kaldu ikan, mie bergelombang sedang dan seringkali disajikan dengan topping-nya chashu (daging babi), telur rebus (ajitama) dan rebung.

 

Sedangkan Beef Yakiniku adalah hidangan daging sapi khas Jepang yang diiris tipis (di-slice) dan dipanggang (di-grilled) atau ditumis dengan saus manis gurih berbasis kecap asin, kecap manis, jahe, bawang putih dan (minyak) wijen sebagai bumbu marinasinya, yang secara harfiah berarti daging panggang.

 

”Hidangan ini seringkali disajikan dengan bawang Bombay dan paprika. Hidangan ini populer banget di sana karena teksturnya lembut, juicy dan bumbunya yang meresap sempurna,” terang Chef Lusi sapaan akrabnya kepada kru www.sekolahmasak.info di ruang kerjanya, belum lama ini.


Sementara itu menu ketiga adalah Sushi Roll. Chef Lusiana pun menerangkan cara membuat Maki Sushi atau Hosomaki (sushi yang filling-nya hanya satu macam), misalnya, crab meat stick, prawn for tempura, small kyuri (timun Jepang), tamago (egg) dan avocado.



Selain itu, Chef Lusi juga memberi contoh teknik membuat sushi dengan filling-nya lebih dari satu (Futomaki), sehingga diameter sushi tersebut lebih besar dari maki sushi karena filling-nya terdiri dari crab meat stick, small kyuri, tamago dan avocado sekaligus. Sedangkan Temaki adalah sushi yang berbentuk kerucut yang digulung dengan tangan.


Sebelum di-roll bareng filling-nya, maka bahan utama untuk membuat sushi (Variant of Sushi) adalah grain rice, sticky rice, mirin, vinegar, salt & pepper, nori dan water. Teknik nge-roll-nya pun perlu hati-hati agar hasilnya nanti sesuai ekspektasi di mana filling-nya benar-benar berada di dalam gulungan rice dan nori.


Khusus untuk memadu padankan grain rice dengan sticky rice, saat ini bisa disubstitusi dengan memanfaatkan Japanese rice, yakni beras khusus untuk membuat sushi yang didatangkan langsung dari Negeri Sakura (Jepang).


Jika maki sushi, posisi norinya berada di lapisan terluar, namun kalau uramaki sushi maka yang di luar justru nasinya, sedangkan nori dan filling-nya berada di dalam. Demi membuat uramaki sushi perlu latihan tersendiri agar nasinya bisa di-roll dengan baik dan tidak lengket di permukaan sushi roll (sushi maker)-nya.

 

Masing-masing personel tim (berjumlah tujuh dan delapan orang), kompak berjibaku di hot kitchen kampus Tristar Samator, demi menghidangkan tiga menu legendaris Japanese Food tersebut sesuai order dari tamu restoran di sebuah kapal pesiar mewah. Tamu yang dimaksud di sini adalah dosen pengajar bersama asistennya.

 

Baik Tim A maupun Tim B berupaya keras mempersembahkan hasil kreasi makanan terbaiknya agar tidak mengecewakan pelanggan setianya, mulai menampilkan hasil plating terbaik berikut garnish-nya.

 

Selain mahasiswa Tristar Cruise C Class yang praktik masak tiga menu Japanese Food legendaris ini, 15 orang mahasiswa Tristar Cruise D Class (member of Tristar Group) juga praktik masak menu serupa pada Selasa (10/03/2026).

 

Mereka diasuh oleh Chef Antoni Clearius. Nathanael Christian ditunjuk sebagai head chef untuk Tim C, sedangkan Ketua Tim D dipercayakan kepada Eric Hoong Sting yang sekaligus menjadi head chef-nya. Durasi masak tiga menu legendaris tersebut sejak prepare bahan hingga penyajiannya tidak lebih dari 90 menit.



Sementara itu Chef Lusiana F. Noor menambahkan, penyajian hidangan yang dipesan pelanggan mengadopsi sistem a la carte (alakat). Ini adalah istilah kuliner asal Prancis yang berarti memesan makanan atau minuman secara terpisah berdasarkan kartu menu, bukan paket,

 

Setiap item order memiliki harga satuan, memberikan kebebasan bagi pelanggan untuk memilih hidangan sesuai selera. Jadi pelanggan bisa memesan hanya satu menu utama, misalnya Shoyu Ramen atau Beef Yakiniku atau Sushi Roll saja. Sistem ini berbeda dengan table d’hote (menu paket per set). Amazing banget. Good jobs! Bro & Sis

 

Jika Anda tertarik kegiatan mahasiswa Tristar Cruise Class dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Tristar Group, silakan datang langsung ke Head Office Graha Tristar Jl. Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 081 330 350 822, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283 (WA), sekarang juga. (ahn)

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar