Mahasiswa Pastry Art Exclusive
A & B Class Tristar Jemursari Antusias Belajar Cara Buat Mie dan Masak Mie
Ayam ala Bogasari
JELANG perhelatan final exam bagi 25 orang mahasiswa Pastry Art Exclusive A dan B Class Tristar Jemursari (member of Tristar Group) awal Juli 2026 mendatang, mereka diwajibkan mengikuti gelaran Demo Making Noodle & Cooking Chicken Noodle with Chef Hadi Haudi, Head Baker Bogasari Baking Center Surabaya (PT Indofood Sukses Makmur Tbk., Bogasari Flour Mills Division).
Demo Making Noodle tersebut dilaksanakan di Kitchen Modern Lantai 3, Graha
Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Rabu (24/06/2026) pagi. Sehari sebelumnya atau
tepatnya Selasa (23/06/2026) pagi, Chef Hadi Haudi juga berbagi ilmu bersama
30-an mahasiswa
Pastry Art Reguler A dan B Class Akpar Majapahit (member of Tristar Group), dengan materi
yang sama.
Kedatangan Guest Lecturer (Dosen Tamu) dari
Bogasari Surabaya ke Kampus Tristar Group pagi itu di dampingi Patrick Johannes K., Advertising
& Promotion Bogasari Baking Center Surabaya, terkait dengan implementasi dari Program PIC
Kerjasama Sekolah dengan pihak Bogasari.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Chef Daniel
Pradipta, Chef Ita Suhervin dan Chef Sari Palupi, (jajaran Dosen
Pengajar Pastry Art Tristar Group) bersama dua assistant chef, Chef
Eunike Emanuel dan Chef Emma
Sebelum praktik masak membuat Chicken Noodle
(Mie Ayam) ala Bogasari, Chef Hadi lebih dulu memberikan presentasi
seputar perteriguan di Indonesia yang telah di-handle PT Indofood Sukses
Makmur (ISM) Tbk., Bogasari Flour Mills Division sejak 1971-an silam atau
sekitar 55 tahun lamanya.
Sebagai market leader di industri perteriguan
(dari gandum diproses menjadi tepung terigu) di Indonesia, Bogasari Flour Mills
Division, terus improve produk tepung terigu unggulannya kepada kalangan
pengusaha kelas menengah ke atas maupun pelaku usaha mikro, kecil dan menengah
(UMKM) ke seluruh pelosok Tanah Air.
Sampai saat ini telah tersedia empat produk Bogasari dalam berbagai kemasan di pasaran, yakni Cakra Kembar, Segitiga Biru, Lencana Merah dan Kunci Biru. Namun dalam gelaran Demo Making Noodle kali ini merek tepung terigu yang dipakai adalah Cakra Kembar.
Tepung Cakra Kembar adalah tepung terigu protein tinggi (12-14 persen) yang diformulasikan khusus untuk membuat adonan yang membutuhkan elastisitas,daya serap air tinggi serta kemampuan mengembang maksimal.
Tepung jenis ini sangat cocok digunakan untuk bahan
dasar pembuatan roti (tawar/manis), mie, martabak manis, donat dan (puff)
pastry. Kegunaan utama dari tepung Cakra Kembar:
(1). Aneka
Olahan Roti. Menghasilkan
serat roti yang lembut, empuk dan tidak mudah kempes, sangat ideal untuk roti
manis, roti tawar dan croissant. (2). Pembuatan Mie. Kandungan gluten yang tinggi membuat adonan mie
lebih elastis, kenyal dan tidak mudah putus.
(3). Gorengan
dan Adonan Berat.
Cocok untuk martabak telur martabak manis dan cakue agar teksturnya kokoh dan
renyah. (4). Puff
Pastry. Menghasilkan lapisan
renyah (puff pastry) yang mengembang sempurna karena mampu menahan udara
saat proses pemanggangan. (Baca juga situs resmi Bogasari).
Sedangkan tepung Segitiga Biru merupakan tepung serba guna dengan kandungan protein sedang. Cocok
banget untuk membuat cakes dengan tekstur padat seperti Brownies,
Marmer Cake, Zebra Cake dan lain-lain.
Selanjutnya tepung Lencana Merah. Tepung ini cocok dipakai untuk membuat gorengan dan jajanan pasar.
Sementara itu tepung Kunci
Biru dimanfaatkan untuk
membuat kue kering (cookies), cake yang bertekstur lembut dan kue basah.
Proses pengolahan gandum menjadi aneka jenis tepung
terigu mengacu pada International Standard Organization (ISO) yang terbaru.
Bahkan tepung terigu yang diproduksi
Bogasari juga sudah diperkaya dengan berbagai
mineral essensial (makro maupun mikro) dan vitamin, dijamin kehalalannya
(sertifikat halal dari MUI) dan hemat konsumsi minyaknya, terutama tepung
terigu yang dimanfaatkan untuk membuat rempeyek agar tetap renyah!
Menurut Chef Hadi Haudi, pihaknya telah menyiapkan
resep dasar membuat mie kenyal dan lezat ala Bogasari, dengan menggunakan tepung
Cakra Kembar. Bahan utamanya adalah 500 gram tepung terigu Cakra Kembar, 150 ml
air, 5 gram salt, 3 gram garam alkali (air abu) dan tepung tapioka atau bisa
juga pakai tepung maizena secukupnya untuk taburan agar mie tidak lengket.
Berikut Cara Pembuatannya. (1). Campur Bahan: Larutkan garam dan garam alkali (air abu) ke dalam air. Aduk hingga larut sempurna. (2). Uleni Adonan: Masukkan larutan air sedikit demi sedikit (step by step) ke dalam wadah yang berisi tepung Cakra Kembar. Uleni adonan menggunakan tangan atau mier hingga tercampur rata dan berbutir-butir halus seperti pasir.
(3). Istirahatkan (Resting): Padatkan adonan mie, lalu tutup dengan kain bersih atau plastik, istirahatkan adonan selama sekitar 10 menitan. (4). Gilas & Bentuk (Roll Press): Giling adonan menggunakan mesin penbuat mie (noodle maker machine) –dalam demo making noodle tersebut disediakan mesin manual dan electric—secara berulang dari ketebalan paling besar hingga menjadi lembaran tipis sesuai selera, Biasanya ketebalan mie sekitar 1,5-3 mm!
(5). Potong
Mie: Masukkan lembaran
adonan ke bagian pemotong mie. Setelah keluar menjadi untaian mie, taburi
permukaannya dengan tepung tapioka atau tepung maizena agar tidak saling
menempel. Terakhir (6). Rebus: Rebus mie di dalam air mendidih selama 1-2 menitan
dan mie siap diolah menjadi chicken noodle (mie ayam), mie goreng atau
hidangan favorit lainnya.
Untuk membuat Chicken Noodle ala UMKM binaan
Bogasari, Chef Hadi sebelum presentasi sudah prepare membuat chicken
stock (kaldu ayam), menyiapkan air bersih dalam panci alumunium (ukuran besar)
untuk merebus mie, olahan daging ayam, bumbu mie ayam, rajangan halus daun
bawang, bawang goreng, tomato sauce, chilli sauce, soy sauce
(kecap manis dan kecap asin), vegetable oil (minyak wijen), vetsin dan
bahan pendukung yang lainnya.
Selama gelaran Demo Making Noodle dengan
mesin manual sederhana dari bahan stainless steel, Chef Hadi
Haudi juga melibatkan beberapa mahasiswa Pastry Art Exclusive Class Tristar
Jemursari.
Begitu juga saat praktik masak Chicken Noodle
(Mie Ayam) ala Bogasari, 2-3 orang mahasiswa juga proaktif berjibaku di Cold
Kitchen Kampus Graha Tristar Surabaya. Mie ayam hasil racikan mahasiswa tersebut
untuk dinikmati bersama dosen pembimbing dan puluhan rekannya yang turut hadir
pagi. Good jobs! Chef. Amazing banget …
Jika
Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa Pastry Art Exclusive Class dan ingin
menjadi bagian dari civitas akademika Tristar Jemursari (member of Tristar
Group), silakan datang langsung ke Graha
Tristar Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 081 330 350
822, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283 (WA), sekarang juga. (ahn)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar