Sukseskan Program Entrepreneurship 2026, Tim A Total Buat 150
Paket Open Choux dan Tim B All Out Produksi 150 Paket Scoop Cookies selama Proses
Produksi Tahap I dan II
PERHELATAN Entrepreneurship Program 2026 bagi mahasiswa Pastry Art Reguler A Class Akpar Majapahit (member of Tristar Group) kembali bergulir sejak pertengahan Mei 2026 lalu.. Kali ini giliran 10-an orang mahasiswa Pastry Art Reguler A Class yang terbagi dalam dua tim berjibaku di Kitchen Patisserie 1 Lantai 2 Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Kamis (17/06/2026) pagi, demi membuat Open Choux dan Scoop Cookies untuk tujuan komersial.
Pada proses produksi tahap kedua, terakhir (PO-2).tersebut, lima
personel Tim A yang dimotori Marcello, sukses mengejar angka penjualan
hingga tembus di atas target 75 atau tepatnya menjual 82 paket Open Choux,
di mana untuk setiap paketnya dibandrol Rp 22.000.
Sedangkan pada proses produksi tahap pertama (PO-1), Kamis (04/06/2026)
lalu, Tim A hanya mampu membukukan angka penjualan 68 paket Open Choux
dengan dua varian rasa, Ragout (berasa gurih/asin) dan Vla (rasanya
manis).
”Dengan drmikian selama dua kali proses produksi, kami
berhasil mencatatkan total angka penjualan sebanyak 150 paket Open Choux
atau berhasil membukukan omzet penjualan (kotor) sebesar Rp 3,3 juta,” ujar
Marcello, di sela kesibukannya mengemas Open Choux pesanan sejumlah pelanggan
setianya.
Harga jual Open Choux yang dipatok Tim A itu cukup
masuk akal, setelah sebelumnya mahasiswa diajarkan cara menghitung (costing)
sebuah usaha pastry komersial di kelas oleh Dosen Pengajar Pastry Art
Tristar Group Chef Dwi Mei Retnowati. Dari arahan dosen pembimbing,
akhirnya diperoleh harga pokok produksi (HPP) Open Choux sebesar Rp 9.000
per paketnya.
Jika melihat dari besaran HPP, pihaknya terkesan untung
besar! Namun realitasnya tidak selalu begitu karena setiap tim masih dibebani
biaya produksi (beli bahan kue, packaging dan sticker), lalu biaya sewa
kitchen kepada pihak kampus dan biaya operasional lainnya. Dengan demikian,
keuntungan bersih dari hasil berjualan Open Choux tersebut sekitar 35-40
persen dari total omzet usaha.
”Sementara itu modal usaha yang dikumpulkan dari lima orang
anggota Tim A, kami mampu mengantongi uang cash sebesar Rp 600 ribuan
atau urunan @ Rp 120.000-an per orang mahasiswa,” ungkap Marcello lagi.
Hal senada juga dilakukan Poppy Puspita Sari bersama
empat orang anggota Tim B yang tampil percaya diri di cold kitchen
kampus demi membuat Scoop Cookies nan cantik, menarik dan berkelas
tentunya. Scoop Cookies yang
dikemas mewah oleh Tim B terdiri dari tiga varian rasa, yakni Red Velvet,
Matcha dan Original. Semuanya berasa manis (sweet taste).
Mahasiswi cantik asal Banten yang dipercaya menjadi Ketua
Tim B itu menjelaskan, harga satu paket Scoop Cookies dipatok Rp 23.000,
sedangkan harga pokok produksi (HPP)-nya sendiri sekitar Rp 10.000-an untuk
setiap paketnya.
Pada pelaksanaan PO-1 lalu, pihaknya berhasil membukukan
penjualan Scoop Cookies sebanyak 75 paket, sedangkan angka penjualan pada
PO-2 yang dihelat di Cold Kitchen Lantai 2 Graha Tristar Surabaya, Kamis
(17/06/2026) lalu, Tim B kembali mencatatkan angka penjualan 75 paket Scoop
Cookies. Amazing banget!
Sukses membukukan total angka penjualan sebanyak 150 paket Scoop
Cookies itu selain didukung oleh cita rasanya yang memang luar biasa enak,
pihaknya juga telah menyiapkan kemasan cantik (warna keemasan) dengan kapasitas
@ 150-200 gram yang memikat konsumen.
Kemasan cantik itu memberikan kesan mewah, sehingga para pelanggan
pun rela mengantre untuk memesan Scoop Cookies produksinya secara online,
melalui layanan media sosial Instagram (IG), WhatsApp (WA)
maupun direct selling dari masing-masing individu anggota Tim B.
.
Kesepakatan bersama untuk melaksanakan PO-1 tdan PO-2 tersebut
setelah kedua tim mahasiswa Pastry Art Reguler A Class Akpar Majapahit itu
melakoni serangkaian kegiatan, seperti menghelat food test lebih dulu,
membuat proposal dan mempresentrasikan proposal usaha dan mengikuti dua kali baking
demo bersama Dosen Pengajar Pastry Art Tristar Group Chef Dwi Mei
Retnowati.
Step by step
dalam mengimplementasikan Entrepreneurship Program tersebut wajib
hukumnya bagi mahasiswa di seluruh jaringan kampus Tristar Group, termasuk
mahasiswa Pastry Art Reguler Class Akpar Majapahit, kelas pagi maupun kelas siang.
Dosen pembimbing bersama asistennya, Chef Raissa
pun terus mendorong agar pelaksanaan Entrepreneurship Program 2026 itu
berjalan sesuai ekspektasi, sebelum ditutup dengan gelaran final exam
bagi mahasiswa pada pekan pertama Juli 2026 mendatang.
Di samping itu, sesuai arahan dari pihak kampus bahwa setiap
tim mahasiswa Pastry Art Reguler A Class Akpar Majapahit ditarget menjual 75
paket produk pastry untuk setiap kali proses produksi. Dalam Entrepreneurship
Program 2026, setiap tim mahasiswa wajib melakukan dua kali proses
produksi, yakni PO-1 dan PO-2 dengan interval antara PO-1 dan PO-2 sekitar 14
hari atau sekitar dua pekan. Good jobs! Bro & Sis. The
most incredible …
Jika Anda
tertarik aneka kegiatan mahasiswa Pastry Art Reguler Class dan ingin menjadi
bagian dari civitas akademika Akpar Majapahit (member of Tristar Group),
silakan daftarkan diri Anda dengan datang langsung ke Graha Tristar Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25,
081 330 350 822, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283 (WA), sekarang
juga. (ahn)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar