twitter
S1 Teknologi Pangan

Culinary - Patisserie - Culinology - Molecular Gastronomy.



Food Technology.

Tristar Institute - Jemursari 244 - Surabaya

Info: 081234506426 - 081233752227.

S1 Teknologi Pangan

Kolaborasi Tristar Insitute dan Unitomo Surabaya.

Pages

Senin, 26 November 2018

Belajar Painting Cookies Decoration Bersama Chef Fitri - Mahasiswa Advanced Pastry Class Praktik Buat Kreasi ”Painting Cookies Decoration” dengan Tampilan Kekinian

Belajar Painting Cookies Decoration Bersama Chef Fitri

Mahasiswa Advanced Pastry Class Praktik Buat Kreasi ”Painting Cookies Decoration” dengan Tampilan Kekinian
SETELAH sepekan lalu belajar membuat kue Street Food Creations, maka pada pekan kedua ini tujuh mahasiswa Advanced Pastry Class Akpar Majapahit diajarkan pengetahuan seputar sisik melik teknik membuat aneka kreasi Painting Cookies Decoration (Cookies Art) oleh chef Fitri Syntiadewi SE di Dapur Pastry 2, Lantai 2 Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya, mulai Senin (16/04/2018) sampai Jumat (20/04/2018).

Praktik Masak di Dapur Culinary 2 Graha Tristar - Mahasiswa Advanced Culinary Class Praktik Masak Buat Kreasi ”Indonesian Hors d'Oeuvre” Bersama Chef Ario

Praktik Masak di Dapur Culinary 2 Graha Tristar

Mahasiswa Advanced Culinary Class Praktik Masak Buat Kreasi ”Indonesian Hors d'Oeuvre” Bersama Chef Ario
PADA pekan ketiga, 10 mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Konsentrasi Culinary Kelas Pagi (Advanced Culinary Class), diajarkan chef Masario Wahyu Saputra AMd.Par., SKG, membuat aneka kreasi Indonesian Hors d'Oeuvre di Dapur Culinary 2 Lantai 3 Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya.

Dari Ujian Praktik Buat Kreasi Kue Street Food di Dapur Pastry 2 - Mahasiswa Advanced Pastry Class Persembahkan Enam Kreasi Jajanan ”Street Food” Desain Kekinian

Dari Ujian Praktik Buat Kreasi Kue Street Food di Dapur Pastry 2

Mahasiswa Advanced Pastry Class Persembahkan Enam Kreasi Jajanan ”Street Food” Desain Kekinian
PADA hari Jumat (13/04/2018) pagi, enam mahasiswa Advanced Pastry Class Akpar Majapahit diuji membuat aneka kreasi kue Street Food menurut versi mereka sendiri. Pada saat ujian praktik masak di Dapur Pastry 2, Lantai 2 Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya itu mereka di dampingi chef Laurentia Vivi S.Pd., MM.Par. 

Minggu, 25 November 2018

Lulus Kuliah Langsung Bekerja

Hedy Wahidin Saleh, SH, MBA, MSi.Par 

Learning By Doing And Being


Mengapa harus kuliah di Akpar (Akademi Pariwisata) Majapahit?

Jawaban paling rasional dan faktual adalah;
“Setelah lulus kuliah, bisa langsung bekerja”. Benarkah?


Asisten Direktur I Bidang Pendidikan Akpar Majapahit Surabaya, Hedy Wahidin Saleh SH, MBA, MSi.Par menjelaskan bahwa para lulusan sebagian besar (70%) bekerja di berbagai sektor pariwisata termasuk hotel bintang di dalam dan luar negeri. Sebagian lagi (30%) menjadi foodpreneur.
Akpar Majapahit, jelas Hedy, memiliki 2 prodi. D3 Perhotelan dan tour n travel. Untuk prodi perhotelan telah berkembang secara khusus. Terkonsentrasi pada keahlian produk Food n Beverage, yaitu culinary n pastry art yang mencetak tenaga chef profesional.

“Dari dua prodi tersebut, Akpar Majapahit berkomitmen menerapkan sistem ‘learning by doing and being’, artinya belajar sambil praktik dan didekatkan menjadi stakeholder dalam industi pariwisata. Karena itu, lulus kuliah dengan gelar Amd. Par (Ahli Madya Pariwisata) mereka menjadi tenaga siap pakai,” ungkap pria kelahiran Surabaya 25 Januari 1955 itu.

Mantan Kabid Perencanaan Program Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur itu menjelaskan bahwa Akpar Majapahir telah menjalin kerjasama dengan pihak industri pariwisata, baik untuk OJT (on the job training) maupun lapangan kerja. 

Program magang atau On the Job Training di hotel bintang 

Raih Predikat Lulusan Terbaik Wisuda X Akpar Majapahit

Ariyana Westy Gilarsi AMd.Par

Usai  prosesi  Wisuda X Akpar Majapahit di lantai 2 Hotel Bumi Surabaya City Resort, Sabtu (17/11/2018) lalu, situasi berubah penuh suka cita. Sebanyak 150 wisudawan dan wisudawati yang sudah resmi menyandang gelar AMd.Par (Ahli Madya Pariwisata) terlihat membaur dengan sesama wisudawan dan  keluarga yang mengantar. 
Pancaran kebahagiaan terlihat jelas di wajah mereka. Satu dan lainnya saling memberi selamat,  kemudian foto bersama.  Luapan kebahagiaan dari para orangtua masing-masing  diekpresikan lewat pelukan dan ciuman. Bagi mereka, inilah momen bahagia yang luar biasa.
Satu di antara 150 wisudawan yang merasa bahagia itu adalah Ariyana Westy Gilarsi AMd.Par. Gadis cantik bertubuh langsing itu adalah lulusan terbaik Prodi Perhotelan. Dia terlihat cukup lama terbenam dalam pelukan ibunda. 
“Senang sekali. Saya bahagia. Bersyukur karena anak saya sudah menyelesaikan kuliah dengan baik. Perjuangan orangtua terbayar lunas dengan kelulusannya. Apalagi dia mendapat predikat lulusan terbaik,” ungkap Erna didampingi Suyono, orangtua  kandung Ariyana dengan nada gembira.
Dua peraih lulusan terbaik, Sari Julianti Ningrum dan Ariyana Westy Gilarsi

IKUT MENSUKSESKAN WISUDA X AKPAR MAJAPAHIT DAN KEGIATAN COOKING DEMO

Kemeriahan dan suksesnya suatu acara,
tidak lepas dari pihak lain yang ikut berpartisipasi.
Para partisipan itu, bisa disebut sponsorship.



Di balik suksesnya acara Wisuda X Akpar Majapahit di dalam Isyana BallroomHotel Bumi Surabaya, City Resort, Sabtu (17/11/2018) lalu, tidak lepas dari keikutsertaan para sponsor. Salah satunya, produk kecap manis cap Sarikan. 

“Kecap Sarikan ini adalah hasil inovasi seorang pengusaha lulusan kimia ITS (Institut Teknologi 10 November Surabaya) yang bergabung dalam Himpunan Profesional dan Pengusaha Alumni Kimia (HIPPAKIM). Selain ikut mensponsori pemilihan Miss Culinary dan Wisuda Akpar, juga menjadi sponsor seluruh kegiatancooking demo selama 6 bulan,” ungkap Direktur Akpar Majapahit, Ir Juwono Saroso MM, MM.Par.

Kecap ini merupakan kecap yang memakai bahan baku ikan tongkol. Tanpa kedelai, tidak menggunakan bahan pengawet, tanpa zat pewarna, juga tanpa menambah bahan penyedap rasa (MSG). Kecap ini langsung bisa dimakan dan tidak terasa bau amis dan anyir.
 
Direktur Akpar Majapahit, Ir. Juwono Saroso MM, MM.Par dan Ketua Yayasan Eka Prasetya Mandiri Evie Mulyasari Dewi S.Si., Apt., MM.Par

Jelly Flower Pudding dan Latte Art

Mahasiswi Tristar Culinary Institut, membimbing finalis Miss Culinary cara membuat hiasan bunga mawar
ENAM BELAS finalis Miss Culinary 2018 menjalani karantina selama dua hari di Novotel  Samator Jalan Kedungbaruk Surabaya. Hari pertama, mereka mendapat dua pembekalan. Masing-masing tentang public speaking dari dosen Fikom UK Petra Surabaya dan pengenalan dekorasi kuliner dari Tristar Culinary Institute.

Acara yang digelar Kamis (22 November 2018) di Oxsygen Room, Lt. 3 itu berlangung meriah. Mereka terlihat sangat antusias mengikuti acara demi acara. Suasana kemudian berubah menjadi riuh ketika sesi Jelly Flower Pudding Decoration dimulai. Fitri Pastry Chef Tristar Culinary Institute didampingi beberapa mahasiswa, memberi pengarahan.
Presiden Direktur Tristar Culinary Institute ikut menyaksikan para finalis

BELAJAR PUDDING ART DI KAMPUS MANYAR KERTOARJO

"Bikin mawar ternyata sulit" 

Sukses acara Jelly Flower Pudding Decoration dan Latte Art, Kamis (22/11) di Oxigen Room Lt.3, Novotel Samator Surabaya, menarik minat para finalis Miss Culinary 2018 untuk belajar kuliner di Tristar Culinary Institute (TCI).

Menyikapi keinginan spontan yang disampaikan para finalis tersebut, Presiden Direktur TCI, Ir. Juwono Sarono, MM. MM.Par langsung merespon.

"Kami juga berharap kebersamaan ini tidak sampai di sini saja. Setelah selesai pemilihan Miss Culinary ini, para finalis dan juga peserta lainnya yg tidak masuk final hisa berlanjut. Kami welcome jika ingin mengikuti kursus culiner di Tristsr," ungkap pria yang akrab disapa Pak Yu itu.


Siap mengikuti kelas khusus 

Belajar Jelly Art Pudding Teknik Suntik

Seru!!! Para finalis Miss Culinary 2018 saat belajar menghias puding 
TRISTAR Culinary Institute kembali membuat para finalis Miss Culinary 2018 terperangah. Jika pada hari Pertama karantina di Novotel The Samator Surabaya diperkenalkan teknik Jelly Flower Pudding Decoration, hari kedua Jumat (23/11) di Oxygen Room lantai 3, diajari teknik dekorasi puding dengan menggunakan jarum suntik.

Inovasi puding dengan teknik jarum suntik pertama kali ditemukan di Meksiko dengan sebutan Gelatine Art, karena menggunakan bahan gelatin dalam pembuatannya. Tetapi di Indonesia lebih menyukai bahan jelly sehingga lebih dikenal dengan sebutan Jelly Art Pudding.
Serius! Walau hasilnya tidak sempurna, mereka berusaha menyelesaikannya 

BORONG 8 MEDALI DI AJANG LA CUISINE COMPETITION, SIAL INTERFOOD 2018

Mahasiswa Tristar  Institute BSD berhasil memborong gelar juara pada LA CUISINE Competition, SIAL InterFOOD 2018 yang dilaksanakan di arena JIExpo Kemayoran, dari tanggal 21 sampai 24 November 2018.
 
Para mahasiswa Tristar Culinary BSD foto bersama sebelum mengikuti lomba
Keberhasilan meraih predikat juara pada kompetisi bergengsi ini,  merupakan salah satu bukti bahwa lembaga pendidikan khusus kuliner dan perhotelan ini  memiliki kredibelitas yang patut dibanggakan.  Mahasiswa dan lulusan dari Tristar Culinary Institute yang berpusat di Surabaya itu  bukan saja menasional, tetapi sudah bertaraf internasional.

La Cuisine Competition berkolaborasi dengan Worlds Chef dan Associations of culinary Proffesionals (ACP).  Karena itulah, mereka yang berhasil meraih juara, dipastikan memiliki kemampuan lebih karena para juri terdiri dari  chef yang lama malang melintang di jagat kuliner dan menduduki posisi penting di perusahaan perhotelan dan restoran ternama.

Perlu dicatat bahwa  pameran kuliner ini bukan kelas lokal atau nasional. Tetapi bertaraf internasional. Pada acara serupa tahun lalu, sukses mengumpulkan lebih dari 900 peserta dari 33 negara.  Tahun ini,  meningkat  menjadi 1.000 peserta dari 35 negara.

Thasya Graselia Engkeng bersama salah seorang dewan juri