twitter
S1 Teknologi Pangan

Culinary - Patisserie - Culinology - Molecular Gastronomy.



Food Technology.

Tristar Institute - Jemursari 244 - Surabaya

Info: 081234506426 - 081233752227.

Pages

Kamis, 13 Agustus 2026

Ciamiknya Praktik Masak Korean Cuisines with Chef Jo di Kitchen Modern Tristar Samator Surabaya


Mahasiswa Culinary Art Exclusive A Class Persembahkan Sundubu Jiggae dan Yangnyeom Tongdak, Dua Kreasi Hidangan Mewah Khas Negeri Ginseng

 


SETELAH diajarkan berbagai teknik masak Appetizer (Salad) dari hasil kreasi kuliner manca negara maupun domestik (Indonesia), mahasiswa Culinary Art Exclusive Class Tristar Samator Kelas Pagi (member of Tristar Group) giliran dikenalkan cara masak aneka menu hidangan khas Negeri Ginseng (Korea) nan lezat cita rasanya dan tampilannya menarik tentunya.

 

Pada pertemuan hari keempat, misalnya, Dosen Pengajar Culinary Art Tristar Samator (member of Tristar Group), Chef Mario Alvin Jonathan, menantang sembilan mahasiswa Culinary Art Exclusive A Class Tristar Samator untuk masak dua menu makanan khas Negeri Ginseng Korea yang populer, yakni Sundubu Jiggae (Soup Ayam ala Korea) dan Yangnyeom Tongdak (Ayam Goreng Saus Pedas) sebagai main course-nya.

 

Praktik masak dua menu makanan khas Korea tersebut dihelat di Hot Kitchen Tristar Samator yang berkampus di Sky Suites SOHO-The Samator Jl. Raya Kedungbaruk No. 26-28 Surabaya, Kamis (06//08/2026), pekan lalu.

 

“Lima mahasiswa pertama mendapatkan tantangan masak Sundubu Jiggae dan empat mahasiswa berikutnya diminta masak Yangnyeom Tongdak. Durasi masak dua menu makanan Korea itu dibatasi 90 menitan,” terang Chef Jo, sapaan akrabnya kepada kru www.sekolahmasak.info di ruang kerjanya.

 

Demi menampilkan dua menu makanan Korean Cuisines nan lezat tersebut, mahasiswa pun harus bekerja ekstra all out di hot kitchen kampus, sejak prepare bahan baku masakan, memproses masakan tersebut, kemudian mem-plating-nya semenarik mungkin sebelum kreasi masakan tersebut dievaluasi dosen pembimbing. 


Dua kreasi makanan khas Negeri Ginseng yang dipersembahkan mahasiswa Culinary Art Eclusive A Class itu merupakan materi praktik masak pengolahan daging ayam (poultry practice) pada tatap muka hari keempat.

 

Oleh Chef Jo, mahasiswa diajarkan membuat menu soup dan main course untuk sebuah jamuan makan siang resmi ala restoran Korea yang cukup terkenal di Surabaya maupun kota-kota besar lainnya di Indonesia.



Mahasiswa yang hadir pagi itu antusias bekerja di hot kitchen kampus demi menampilkan Sundubu Jiggae dan Yangnyeom Tongdak dengan plating-an terbaik sebelum dievaluasi dan dikritisi oleh Chef Jo.

 

Lima  mahasiswa pertama dengan percaya diri menampilkan enam kreasi plating menu soup bertajuk Sundubu Jiggae terbaik dari aspek tampilan dan kreativitas saat mem-plating hasil masakan, tekstur dan aspek rasanya sesuai standar industri perhotelan.

 

Sementara itu empat mahasiswa berikutnya mempersembahkan empat kreasi plating-an dari hidangan main course khas Korea, yakni Yangnyeom Tongdak ala restoran Negeri Ginseng di Surabaya seperti Bamsae Korean Restaurant, Seoul Bunsik, Misong Korean Kitchen, <agal Korean BBQ, Son Ga, Park Jeong Hwan, Han Guksu, Essel, Kimpokki, Haewoo dan Chadol Gujeolpan.

 

Sundubu Jjigae adalah soup atau rebusan (jjigae) khas Korea yang berbahan dasar tahu sutra (sundubu) yang sangat lembut, dimasak dalam kuah pedas gurih bersama minyak cabai (gochugaru atau gochujang), sayuran, serta tambahan daging atau sari laut (seafood).

 

Hidangan soup ini sangat populer sebagai makanan comfort food yang disajikan dalam keadaan panas-panas mendidih. Bahan untuk masak soup spesial ini meliputi tahu sutra, bumbu cabai Korea (gochugaru atau gochujang), sari laut (kerang, udang) atau irisan daging sapi sebagai sumber protein hewani. Untuk bahan pelengkapnya, Anda bisa memanfaatkan jamur enoki, daun bawang, bawang Bimbay dan telur mentah.

 

Sedangkan Yangnyeom Tongdak sendiri adalah hidangan ayam goreng tepung khas Korea Selatan (Korean Fried Chicken) yang dilapisi saus kental bercita rasa manis, asam dan pedas. Kata yangnyeom berarti berbumbu, sedangkan tongdak mengacu pada ayam utuh atau potongan ayam goreng.

 

Untuk penyajian biasanya ditaburi biji wigen panggang (sesame seed) di atasnya dan dihidangkan bersama acar lobak putih. Yangnyeom Tongdak tekstur luarnya sangat renyah (crispy) karena seringkali digoeng dua kali dan dibalut tepung tipis. Sementara untuk sausnya menggunakan campuran pasta cabai Korea (gochujang), bawang putih, saus tomat serta pemanis dari madu atau sirup jagung.

 

Chef Jo pun mengapresiasi hasil kerja cerdas setiap individu mahasiswa yang mulai me-manage durasi pekerjaan di hot kitchen Sky Suites SOHO-The Samator Surabaya, sehingga menu soup dan main course asal Negeri Ginseng Korea itu bisa ditampilkan di meja display produk sekitar pukul 11.00 WIB, sejak prepare pada pukul 09.30-an.

 

”Secara overall dua kreasi makanan khas Negeri Ginseng yang dibuat mahasiswa itu sudah mengikuti standar garnish dari menu khas masakan Korean Cuisines, yakni coriander leaf, tomato cherry, parsley leaf dan tuiles,” pungkasnya. Good jobs! Bro & Sis. So cool …

 

Jika Anda tertarik dengan berbagai kegiatan mahasiswa Culinary Art Exclusive Class dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Tristar Samator (member of Tristar Group), silakan datang langsung ke Gedung Graha Tristar Jl. Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 081 330 350 822, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283 (WA), sekarang juga. (ahn)

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar