twitter
S1 Teknologi Pangan

Culinary - Patisserie - Culinology - Molecular Gastronomy.



Food Technology.

Tristar Institute - Jemursari 244 - Surabaya

Info: 081234506426 - 081233752227.

Pages

Selasa, 22 September 2026

Melihat Keseruan Siswa SMPTK Happy Family School (HPS) Aplikasikan Kegiatan Outing Class


16 Siswa dan Tiga Guru Pendamping Asyik Nikmati Lezatnya Satu Set Menu Makanan demi Belajar Table Manner di Kampus Tristar Samator


DEMI mengaplikasikan kegiatan outing class bagi 16 siswa SMPTK Happy Family School (HFS) Surabaya, siswa kelas sembilan itu di dampingi tiga orang guru pendamping, praktik Table Manner sekaligus menikmati lezatnya satu set menu untuk jamuan makan siang resmi di Lobi Kampus Tristar Samator Sky Suites SOHO-The Samator, Rabu (16/09/2026) siang.


Kedatangan rombongan pagi itu disambut oleh Dosen Pengajar Culinary Art Tristar Group Chef Lusiana F. Noor, Chef Thomas Denny dan empat orang kru services yang dipimpin Deanisius, mahasiswa Culinary Art Exclusive Class Tristar Samator sekaligus Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Tristar Group.

Menurut catatan Chef Lusiana, siswa SMPTK Happy Family School (HFS) itu sudah dua kali ini menghadiri acara table manner terkait dengan kegiatan outing class yang wajib dilakoni siswa kelas sembilan. Kehadiran para siswa tersebut ke Kampus Tristar Samator di dampingi tiga orang guru pendamping.

Sebelum memasuki acara inti, Chef Thomas Denny dipercaya untuk memberikan presentasi sekaligus memandu langsung jalannya Table Manner Knowledge & Practices dan bahu membahu bersama Chef Lusiana yang dimulai pukul 10.00 hingga 13.00-an WIB.

Suasana pun semakin mencair penuh keakraban karena Chef Thomas sendiri mengajak para siswa berinteraksi langsung dengan cara memeragakan tata cara jamuan makan resmi dan sesekali juga diselingi tanya jawab.


Menurut Chef Thomas, sapaan akrabnya, pengertian umum table manner adalah tata cara dan etika dalam perjamuan makan. Biasanya orang yang menghadiri acara Table Manner di sebuah hotel berbintang, misalnya, sudah lebih dulu mendapat undangan dari panitia (mewakili pihak yang punya hajat). Sejarah acara table manner sendiri dikenalkan kali pertama oleh Raja Louis dari Prancis, sekitar abad 16 silam.


Atas dasar undangan itu, pihak tamu sudah tahu kapan waktu hajatan itu digelar, dress code-nya apa (bisa mengenakan busana batik atau setelan jas) dan sebagainya. Namun karena peserta acara ini adalah siswa setingkat SMP, maka mereka cukup berseragam sekolah. Begitu juga tiga orang guru pendampingnya juga mengenakan atribut khas SMPTK Happy Famiy School (HPS).



Saat tamu atau undangan VIP itu hadir di tempat jamuan makan, sikap duduk juga mesti diperhatikan dan dijaga yakni duduk tegak dengan sikap sempurna. Kedua tangan juga tidak diperkenankan menempel di meja. Bicara pun juga harus diatur sedemikian rupa dan tidak boleh terlalu keras karena aturan ini terkait dengan etika sebuah jamuan makan (siang) resmi.


Pada acara table manner, meja makan sudah di-set up ala round table untuk jamuan makan resmi. Ada gelas piala, berbagai ukuran sendok (sendok makan, sendok garpu dan sendok sup), pisau, napkin (celemek), dan tissue.


Keberadaan napkin (celemek) biasanya ditaruh di paha tamu. Saat tamu menikmati makanan yang disajikan, celemek ini boleh dipakai untuk membersihkan mulut jika ada sisa makanan yang masih menempel. Hal ini langsung diperagakan tim services kepada siswa yang sudah duduk di meja dengan rapi dan tertib.


Selain itu empat personel tim services juga prepare dengan membawa minuman selamat datang (welcome drink) berupa Sherley Temple. Minuman ringan ini termasuk dalam golongan sparkling water with grenadine syrup for your thirst quencher.


”Sekalipun di meja makan sudah tersedia tissue, napkin atau celemek tetap boleh dipakai membersihkan mulut karena standard operation procedure (SOP)-nya memperbolehkan hal itu atas pertimbangan faktor higienis dan etika,” terangnya.


Sedangkan Head Chef Kitchen Modern Tristar Samator, Chef Lusiana bersama timnya sibuk menyiapkan menu lengkap jamuan makan siang ala Barat (Lunch Western) untuk table manner.


Menu lengkap itu meliputi Soft Roll Bread with Maitre D’Butter (Bread & Butter), Tartlet Tunameat, yakni tartlet filled with tuna chunks, cream cheese and mayonnaise (Appetizer), Potato Soup berupa potato soup delicate with smoke beef and crouton (Soup).


Menu hidangan berikutnya adalah Fettuccine Alfredo with Italian Sausage, yakni d’lente fettuccine made with alfredo sauce and Italian sausage (Main Course) dan Secret Garden merupakan hasil racikan chocolate sponge, rich ganache and moss cake, delicately arranged as a miniature hidden garden (Dessert).


Bread & Butter (B&B) disajikan untuk menunggu acara jamuan makan yang sesungguhnya. B&B biasanya berupa seiris roti tawar dan butter yang disajikan di atas lepek dan sudah dilengkapi sebuah pisau kecil untuk mengoleskan butter ke cuilan roti. Dalam acara siang itu, para peserta dipersilakan menikmati Soft Roll Bread with Maitre D’Butter.


Menginjak ke acara jamuan makan siang resmi, menu makanan pembuka (Appetizer) yang disajikan adalah Tartlet Tunameat, yakni tartlet filled with tuna chunks, cream cheese and mayonnaise (Appetizer).


Untuk menyantap appetizer ini tamu cukup menggunakan sendok garpu. Makanan pembuka ini sifatnya tidak mengenyangkan dan diharapkan bisa merangsang nafsu makan tamu untuk menikmati sajian menu berikutnya.


Menu yang kedua adalah Potato Soup berupa potato soup delicate with smoke beef and crouton (Soup). Untuk menikmati sup yang lezat ini, Anda bisa menggunakan sendok sup yang tersedia di meja.


Sedangkan menu utama (Main Course)-nya sendiri berupa Fettuccine Alfredo with Italian Sausage dan sebagai hidangan penutup (Dessert)-nya adalah Secret Garden, yang kelezatannya diapresiasi siswa dan guru peserta table manner.


Satu set menu untuk jamuan makan siang resmi di-handle tujuh mahasiswa, di antaranya Shawn Otniel, Evelyn Aihope Wongsonegoro, Ghinan Radeya Nuril A’lami, Jeremi Parousia.


Menariknya, sebelum menikmati menu utama (main course), siswa dan guru pendamping SMPTK Happy Family School (HFS) diajak menyaksikan langsung atraksi dari dua orang Chef Hibachi Teppanyaki, yakni Jeremi dan Ghinan masak Fettuccine Alfredo with Italian Sausage di atas meja Japanese BBQ Grill (Grillng Hibachi). Hidangan menu utama inilah yang dibagikan kepada peserta table manner.


Atraksi ciamik lainnya yang ditampilkan dua mahasiswa Tristar Group tersebut adalah saat atraksi show of fire, membuat atraksi gunung berapi dari irisan bawang Bombay (onion) yang ikonik, lalu juggling spatula, juggling meat fork, juggling egg hingga juggling knife yang memukau, juga diapresiasi seluruh tamu yang hadir. Good jobs Bro & Sis. Very very impressive...


Jika Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa sekaligus menjadi bagian dari civitas akademika Tristar Group, silakan menghubungi Staff Marketing Department di Gedung Graha Tristar Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, 081 330 350 822, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283 (WA), sekarang juga. (ahn)





































Tidak ada komentar:

Posting Komentar