16 Siswa dan Tiga Guru Pendamping Asyik Nikmati Lezatnya
Satu Set Menu Makanan demi Belajar Table Manner di Kampus Tristar Samator
DEMI mengaplikasikan kegiatan outing class bagi 16 siswa SMPTK Happy Family School (HFS) Surabaya, siswa kelas sembilan itu di dampingi tiga orang guru pendamping, praktik Table Manner sekaligus menikmati lezatnya satu set menu untuk jamuan makan siang resmi di Lobi Kampus Tristar Samator Sky Suites SOHO-The Samator, Rabu (16/09/2026) siang.
Kedatangan rombongan pagi itu disambut oleh Dosen
Pengajar Culinary Art Tristar Group Chef
Lusiana F. Noor, Chef Thomas Denny dan empat orang kru services
yang dipimpin Deanisius, mahasiswa Culinary Art Exclusive Class Tristar
Samator sekaligus Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Tristar Group.
Menurut catatan Chef Lusiana, siswa SMPTK
Happy Family School (HFS) itu sudah dua kali ini menghadiri acara table manner
terkait dengan kegiatan outing class yang wajib dilakoni siswa kelas
sembilan. Kehadiran para siswa tersebut ke Kampus Tristar Samator di dampingi
tiga orang guru pendamping.
Sebelum memasuki acara inti, Chef Thomas
Denny dipercaya untuk memberikan presentasi sekaligus memandu langsung jalannya
Table Manner Knowledge & Practices dan bahu membahu bersama Chef
Lusiana yang dimulai pukul 10.00 hingga 13.00-an WIB.
Suasana pun semakin mencair penuh keakraban karena
Chef Thomas sendiri mengajak para siswa berinteraksi langsung dengan cara
memeragakan tata cara jamuan makan resmi dan sesekali juga diselingi tanya
jawab.
Menurut
Chef Thomas, sapaan akrabnya,
pengertian umum table manner adalah
tata cara dan etika dalam perjamuan makan. Biasanya orang yang menghadiri acara
Table Manner di sebuah hotel
berbintang, misalnya, sudah lebih dulu mendapat undangan dari panitia (mewakili
pihak yang punya hajat). Sejarah acara table
manner sendiri dikenalkan kali pertama oleh Raja Louis dari Prancis, sekitar abad 16 silam.
Atas
dasar undangan itu, pihak tamu sudah tahu kapan waktu hajatan itu digelar, dress code-nya apa (bisa mengenakan
busana batik atau setelan jas) dan sebagainya. Namun karena peserta acara ini
adalah siswa setingkat SMP, maka mereka cukup berseragam sekolah. Begitu juga
tiga orang guru pendampingnya juga mengenakan atribut khas SMPTK Happy Famiy School
(HPS).
Saat tamu
atau undangan VIP itu hadir di tempat jamuan makan, sikap duduk juga mesti
diperhatikan dan dijaga yakni duduk tegak dengan sikap sempurna. Kedua tangan
juga tidak diperkenankan menempel di meja. Bicara pun juga harus diatur
sedemikian rupa dan tidak boleh terlalu keras karena aturan ini terkait dengan
etika sebuah jamuan makan (siang) resmi.
Pada
acara table manner, meja makan sudah
di-set up ala round table untuk
jamuan makan resmi. Ada gelas piala, berbagai ukuran sendok (sendok makan,
sendok garpu dan sendok sup), pisau, napkin
(celemek), dan tissue.
Keberadaan napkin (celemek) biasanya ditaruh di paha tamu. Saat tamu menikmati makanan yang disajikan, celemek ini boleh dipakai untuk membersihkan mulut jika ada sisa makanan yang masih menempel. Hal ini langsung diperagakan tim services kepada siswa yang sudah duduk di meja dengan rapi dan tertib.
Selain
itu empat personel tim services juga prepare dengan membawa minuman
selamat datang (welcome drink) berupa Sherley Temple. Minuman
ringan ini termasuk dalam golongan sparkling water with grenadine syrup for
your thirst quencher.
”Sekalipun
di meja makan sudah tersedia tissue, napkin atau celemek tetap boleh dipakai
membersihkan mulut karena standard
operation procedure (SOP)-nya memperbolehkan hal itu atas pertimbangan
faktor higienis dan etika,” terangnya.
Sedangkan Head Chef Kitchen Modern Tristar Samator, Chef Lusiana bersama timnya sibuk menyiapkan menu lengkap jamuan makan siang ala Barat (Lunch Western) untuk table manner.
Menu
lengkap itu meliputi Soft Roll Bread with
Maitre D’Butter (Bread &
Butter), Tartlet Tunameat, yakni tartlet filled with tuna chunks, cream cheese and mayonnaise (Appetizer), Potato Soup berupa potato soup delicate with smoke beef and
crouton (Soup).
Menu hidangan berikutnya adalah Fettuccine Alfredo with
Italian Sausage, yakni d’lente fettuccine made with
alfredo sauce and Italian sausage (Main Course) dan Secret Garden merupakan hasil racikan chocolate
sponge, rich ganache and moss cake, delicately arranged as a miniature hidden
garden (Dessert).
Bread & Butter
(B&B) disajikan untuk menunggu acara jamuan makan yang sesungguhnya.
B&B biasanya berupa seiris roti tawar dan butter yang disajikan di atas lepek dan sudah dilengkapi sebuah
pisau kecil untuk mengoleskan butter
ke cuilan roti. Dalam acara siang itu, para peserta dipersilakan menikmati Soft
Roll Bread with Maitre D’Butter.
Menginjak
ke acara jamuan makan siang resmi, menu makanan pembuka (Appetizer) yang disajikan adalah Tartlet Tunameat, yakni tartlet filled with tuna chunks, cream
cheese and mayonnaise (Appetizer).
Untuk
menyantap appetizer ini tamu cukup
menggunakan sendok garpu. Makanan pembuka ini sifatnya tidak mengenyangkan dan
diharapkan bisa merangsang nafsu makan tamu untuk menikmati sajian menu
berikutnya.
Menu yang
kedua adalah Potato Soup berupa potato
soup delicate with smoke beef and crouton (Soup). Untuk menikmati sup yang lezat ini, Anda bisa menggunakan
sendok sup yang tersedia di meja.
Sedangkan
menu utama (Main Course)-nya sendiri berupa
Fettuccine Alfredo with Italian Sausage dan
sebagai hidangan penutup (Dessert)-nya
adalah Secret Garden, yang kelezatannya diapresiasi siswa
dan guru peserta table manner.
Satu
set menu untuk jamuan makan siang resmi di-handle tujuh mahasiswa, di
antaranya Shawn Otniel, Evelyn Aihope Wongsonegoro, Ghinan Radeya Nuril A’lami,
Jeremi Parousia.
Menariknya,
sebelum menikmati menu utama (main course), siswa dan guru pendamping
SMPTK Happy Family School (HFS) diajak menyaksikan langsung atraksi dari dua
orang Chef Hibachi Teppanyaki, yakni Jeremi dan Ghinan masak Fettuccine Alfredo with Italian Sausage di atas meja Japanese BBQ
Grill (Grillng Hibachi). Hidangan menu utama inilah yang
dibagikan kepada peserta table manner.
Atraksi
ciamik lainnya yang ditampilkan dua mahasiswa Tristar Group tersebut
adalah saat atraksi show of fire, membuat atraksi gunung berapi
dari irisan bawang Bombay (onion) yang ikonik, lalu juggling
spatula, juggling meat fork, juggling egg
hingga juggling knife yang memukau, juga diapresiasi seluruh tamu yang
hadir. Good jobs Bro & Sis. Very very impressive...
Jika Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa sekaligus menjadi bagian dari civitas akademika Tristar Group, silakan menghubungi Staff Marketing Department di Gedung Graha Tristar Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, 081 330 350 822, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283 (WA), sekarang juga. (ahn)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar