twitter
S1 Teknologi Pangan

Culinary - Patisserie - Culinology - Molecular Gastronomy.



Food Technology.

Tristar Institute - Jemursari 244 - Surabaya

Info: 081234506426 - 081233752227.

Pages

Jumat, 20 Februari 2026

Ciamiknya Aksi Mahasiswa Pastry Art Belajar Hias Classic Cakes Bersama Cheff Dwi Mei Retnowati


Wow! Tiramisu Cake, Ontbijtkoek dan Yulog, Tiga Kreasi Classic Cakes yang Cita Rasanya Tak Lekang oleh Perubahan Jaman



SETELAH berjibaku membuat kreasi Ginger Bread House & Bread Clay dan praktik Skill Training membuat kreasi Chocolate Showpiece, mahasiswa Pastry Art Reguler A Class Akpar Majapahit (member of Tristar Group) giliran diajarkan Dosen Pengajar Pastry Art Tristar Group Chef Dwi Mei Retnowati cara membuat 10 kreasi Classic Cakes yang cita rasanya tak lekang oleh perubahan jaman.

 

Praktik membuat aneka kreasi classic cakes itu wajib dilakoni mahasiswa dalam empat kali tatap muka. Eksistensi classic cakes itu harus diakui masih tetap bertahan di era millennial saat ini.karena nilai historisnya, sehingga masih bisa ditemukan di sejumlah Bakery Shop di Surabaya.

 

Oleh Chef Mei, sapaan akrabnya, praktik membuat aneka kreasi classic cakes bersama 16-an orang anak didiknya itu dihelat di Kitchen Patisserie 1, Lantai 2 Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya.

 

Saat praktik pada hari terakhir, Rabu (11/02/2026) lalu, demi membuat Tiramisu Cake, Ontbijtkoek dan Yulog, mereka yang hadir pagi itu dibagi menjadi sembilan tim. Dua tim pertama, yakni Tim A dan B (@ beranggotakan tiga orang) mendapat tugas membuat Tiramisu Cake.

 

Sedangkan lima tim berikutnya yakni Tim C, D, E, F dan G (@ beranggotakan dua orang mahasiswa) kebagian tugas membuat Ontbijtkoek. Sementara itu dua tim terakhir, yakni Tim H dan I (@ beranggotakan tiga orang) diminta membuat Yulog.

 

Tim A dan B saat berjibaku di Cold Kitchen Graha Tristar demi membuat Tiramisu Cake dengan tampilan kekinian, memanfaatkan tiramisu cup. Cara membuat kue klasik dari Negeri Sakura (Jepang) ini diakui memang agak ribet.

 

Ada beberapa tahapan pekerjaan yang harus dilakoni, mulai membuat adonan chocolate sponge (sponge method), menyiapkan tiramisu mixture, lalu membuat sprinkle, topping berikut garnish-nya agar tampilannya semakin berkelas dan mewah.

 

Selanjutnya lima tim lainnya, yakni Tim C, D, E, F dan G tampil all out demi membuat Ontbijtkoek, kue klasik dari Negeri Kincir Angin (Belanda). Menurut historisnya, Ontbijtkoek ini dibuat dengan memanfaatkan bahan alami tradisional yang didatangkan dari Indonesia terutama rempah-rempah seperti gula merah (palm sugar), gula aren, kayu manis, jahe, vanilla dan sebagainya.

 

Dengan memanfaatkan gula merah, cita rasa Onbijiekoek pun tidak terlalu manis dengan tekstur lembut dan berwarna kecoklatan sebagai ciri khas kue legendaris yang masih eksis hingga sekarang. Amazing banget!

 

Otnbijtkoek sendiri merupakan kue untuk menu sarapan (breakfast). Oleh orang-orang Belanda tempo dulu, kue jadul ini memang disajikan untuk sarapan. Makanya sepotong pun sudah bikin kenyang. Rasanya sangat kuno, mengingatkan kita pada nenek yang dengan setia mengirimkan kue enak untuk cucu tersayang.

 

Demi membuat Ontbijtkoek di Kitchen Patisserie Graha Tristar, misalnya, lima tim mahasiswa Pastry Art Reguler A Class yakni Tim C, D, E, F dan G, diminta menyiapkan bahan-bahan untuk membuat adonan kue dalam wadah berukuran 12x12 cm2 dan di-bake pada suhu 180*C selama 30-35 menitan.

 

Bahan untuk membuat adonan kue Ontbijtkoek sendiri terdiri dari egg yolk, egg white, palm sugar, sugar, cake emulsifier, cake flour (kunci biru), cornstarch, milk powder, baking powder, spekulas powder, melted margarine, butter (melted), condensed milk dan dan vanilla paste. Sementara itu untuk topping-nya sendiri menggunakan canary, sedangkan garnish-nya bisa memanfaatkan red cherry.

 

Sementara itu dua tim yang terakhir, yakni Tim H dan I kebagian membuat Yulog, kue klasik dari Benua Biru (Eropa). yang sampai sekarang masih eksis dan disuka. Demi membuat kue klasik yang satu ini (sponge method), maka bahan yang dibutuhkan untuk membuat roll cake butter-nya meliputi egg yolk, egg white, sugar, cake emulsifier, all purpose flour, cornstarch, milk powder, soften butter dan vanilla paste.

 

Sedangkan untuk membuat filling-nya sendiri bahannya adalah cashewnut yang sudah di-baked & chopped. Selain itu, mereka juga diminta membuat Swiss meringue butter cream frosting, di mana bahannya terdiri atas butter, egg white, sugar, salt dan tambahkan juga beberapa tetes vanilla paste.

.

Sesuai panduan Buku Ajar (Silabus), sekitar 16-an mahasiswa Pastry Art Reguler A Class pada tatap muka hari pertama, mengikuti Baking Demo with Chef Dwi Mei Retnowati demi membuat Checkerboard Wreath Cake.

 

Selanjutnya pada pertemuan hari kedua, Chef Mei kembali mengajarkan anak didiknya cara membuat tiga kreasi classic cakes yakni Hurricane Roll Cake, Pandan Vla Roll Cake dan Mocha Nut Roll Cake.

 

Sedangkan pada tatap muka hari ketiga, mahasiswa Pastry Art Reguler A Class diajarkan teknik membuat tiga kreasi kue klasik yang berbeda yakni Black Forest Cake, Lapis Mandarin dan Opera Cake yang keren dan berkelas. Good jobs! Bro & Sis. Amazing banget …

 

Jika Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa Pastry Art Reguler Class dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Akpar Majapahit (member of Tristar Group), silakan datang langsung ke Graha Tristar Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 081 330 350 822, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283 (WA), sekarang juga. (ahn)

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar