Chef
Thomas Tampil Atraktif saat Masak Hibachi Fried Rice with Egg, Hibachi Fried
Noodle, Japanese Chicken & Tuna with Teriyaki Sauce dan Hibachi Vegetables
Sauce
PADA pertemuan hari kedua di Lobi Kampus Tristar Samator, Sky Suites SOHO-The Samator Jl. Raya Kedungbaruk No. 26-28 Surabaya, Rabu (26/08/2026) lalu, giliran mahasiswa Culinary Art Exclusive A Class Tristar Samator (member of Tristar Group), yang menyaksikan aksi berkelas Dosen Pengajar Culinary Art Tristar Group, Chef Thomas Denny pada gelaran demo masak ala Chef Hibachi Teppanyaki.
Untuk masak ala Master
Chef Hibachi Teppanyaki, dosen pengajar kelahiran Banjarmasin Kalimantan
Selatan 1970 silam itu memulaikan aksi kerennya dengan menggelar show of fire di atas meja Japanese
BBQ Grill.
Tulisan yang Anda
baca ini adalah naskah liputan edisi kedua dari materi Basic Practices Hibachi
Teppanyaki with Chef Thomas Denny. Sedangkan naskah yang pertama sudah
di-upload di website Kampus, www.sekolahmasak.info.
Meja masak yang
sudah dibersihkan diguyur alkohol (spiritus) lalu disulut api. Api pun berkobar
dalam hitungan beberapa detik. Blaze! Sehingga aksi ciamik-nya itu
langsung di-applaus mahasiswa Culinary Art Exclusive A Class Tristar
Samator yang hadir pagi itu. Aksi memukau tersebut semakin seru karena diiringi
alunan musik rancak menghentak dari sound system (active peaker) milik
kampus.
Selain itu Chef
Thomas kembali melakukan trik yang memukau seperti membuat atraksi gunung
berapi dari irisan bawang Bombay (onion) yang ikonik. Dengan piawai-nya memainkan juggling spatula,
juggling meat fork, juggling egg dan juggling knife,
disaksikan 12 mahasiswa yang duduk melingkar meja Japanese BBQ Grill.
Untuk membuat
atraksi gunung berapi dari irisan bawang Bombay, dipilih bawang Bombay yang punya
diameter tertentu, agar nantinya saat disusun di atas meja Japanese BBQ
Grill tampilannya mirip banget dengan tampilan gunung berapi dalam skala
mini.
Sementara itu
ketika Chef Thomas unjuk ketrampilan dalam memainkan atraksi juggling
spatula, juggling meat fork, juggling egg dan juggling knife,
masing-masing aksi berdurasi 2-3 menitan. Aksi atraktifnya itu juga menyita perhatian
dari segenap anak didiknya.
Bahkan di antara
mahasiswa Culinary Art Exclusive A Class yang hadir itu langsung merekam atraksi
memukau tersebut melalui kamera handphone-nya masing-masing. Aksi berkelas
Chef Hibachi Teppanyaki tersebut adalah bagian dari entertain
yang disuka pelanggan restoran Jepang. Amazing!
Setelah unjuk skill
selama 30 menitan di hadapan anak didiknya, saatnya Chef Thomas
menghelat cooking demo demi masak Hibachi Fried Rice with Egg, Hibachi
Fried Noodle, Japanese Chicken & Tuna with Teriyaki Sauce dan Hibachi
Vegetables Sauce.
Sebelum masak ala
Chef Hibachi Teppanyaki, Chef Thomas juga membawa kereta dorong
yang di atasnya tersedia teriyaki sauce, Japanese shoyu (kecap asin), vodka (alkohol),
egg, vegetable oil, salt, pepper, sugar, chicken, tuna, noodle, rice, vegetables
(cauliflower, broccoli, carrot, mushroom, onion). tomato sauce, chili sauce dan
mayonnaise.
Demi menampilkan kata-kata
I Love U di atas meja Japanese BBQ Grill, Chef Thomas
lebih dulu masak Hibachi Fried Rice with Egg, lalu membuat Hibachi Vegetables
Sauce dan selanjutnya masak Hibachi Fried Noodle. Kemudian disusunlah
huruf I (Hibachi Fried Noodle), gambar Daun Waru sebagai Love-nya
(Hibachi Fried Rice with Egg) dan huruf U (Hibachi Vegetables
Sauce).
Sementara itu untuk
lauk pauknya sendiri, Chef Thomas membuat Japanese Chicken with Teriyaki
Sauce dan Japanese Tuna with Teriyaki Sauce, di mana untuk topping-nya
diberikan taburan sesame seed agar tampilannya semakin keren!
Aneka masakan ala
Chef Hibachi Teppanyaki tersebut selanjutnya dinikmati bersama oleh
setiap mahasiswa untuk jamuan makan siang (lunch together) layaknya Anda
pesan makanan di Japanese Restaurant. Mantap juga, Bossque!
Terakhir giliran
mahasiswa yang ditantang tampil performance di depan Japanese BBQ Grill
disaksikan Chef Thomas Denny dan 11 mahasiswa lainnya. Hanya Shawn
Otniel yang berani tampil individual untuk mencoba performance layaknya
Chef Hibachi Teppanyaki dari Negeri Sakura (Jepang) atau Paman Sam
(Amerika Serikat).
Sebelum memutuskan
untuk masak Hibachi Fried Rice with Egg, Shawn pun percaya diri melakukan
atraksi juggling spatula, juggling meat fork dan juggling egg selama
beberapa menit, sebelum masak Hibachi Fried Rice with Egg. Hasil masaknya
kemudian dibagikan dan dicicipi oleh beberapa rekannya sebagai bahan evaluasi
apakah rasanya sudah pas, kurang asin atau malah keasinan. Good jobs! Bro.
Very very impressive …
Jika Anda
tertarik dengan program baru Hibachi
Chef Training Program (HCTP) di
bawah payung Tristar Culinary
Institute (member of Tristar Group), segera merapat ke Kampus
Graha Tristar, Jl Raya Jemursari No.
244 Surabaya, silakan Anda menghubungi Telp.
(031) 8433224-25, 8480823, Faksilimi (031) 8432050, atau Kursusan Tristar
(08123450 6352) melalui WA (mbak Uya), sekarang juga. (ahn)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar