SURABAYA - Masih dalam rangkaian karantina Miss Culinary 2018, hari kedua, Jum’at (23/11) acara diisi dengan banyak kegiatan. Tristar Culinary Institute kembali menjadi pengisi kelas kuliner, dengan menghadirkan kelas pudding art. Hampir mirip dengan kelas jelly art decoration yang digelar sehari sebelumnya, pudding art merupakan seni dekorasi puding dengan teknik injeksi.
Kelas ini dimulai pukul 12.00 WIB di Oxygen Room Hotel Novotel Samator, Jalan Kedungbaruk Surabaya. Dewi Mei pembimbing dari Tristar, mempresentasikan cara mendekorasi puding. Pertama, masing-masing finalis Miss Culinary mendapatkan 1 buah puding, yang dibuat dari campuran agar-agar, jelly dan susu. Tugas finalis adalah mendekorasi dalam puding, dengan menginjeksi jelly dengan memakai jarum suntik. Teknik ini disebut sebagai seni injeksi.
“Jadi kita memakai jarum suntik untuk memasukkan jelly cair kedalam puding,” ujar Dewi Mei.
Dengan contoh yang sudah ada, masing-masing finalis mencoba mendekorasi puding dengan sejumlah hiasan. Mulai dari bunga, sampai daun. Perlu ada modifikasi pada jarum, dengan cara membengkokkan, supaya dalam proses injeksi tidak terlalu susah.
Peserta terlihat sangat antusias dalam kelas ini. Ini terbukti dari 1 jam sesi mendekorasi jelly, ternyata sebagian diantara finalis masih melanjutkan dekorasinya.